Penyakit Demam Berdarah

Penyakit demam berdarah adalah penyakit akut yang disebabkan oleh infeksi virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus betina yang umumnya menyerang pada musim kemarau dan musim hujan. Virus tersebut menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah sehingga mengakibatkan pendarahan.

Penyebab Penyakit Demam Berdarah

Mekanisme pertama, transmisi vertikal dalam tubuh nyamuk. Virus dapat ditularkan oleh nyamuk betina pada telurnya, yang nantinya akan menjadi nyamuk.
Virus juga dapat ditularkan dari nyamuk jantan pada nyamuk betina melalui kontak seksua. Mekanisme kedua, transmisi virus dari nyamuk ke dalam tubuh mahluk vertebrata dan sebaliknya. Yang dimaksud dengan mahluk vertebrata disini adalah manusia dan kelompok kera tertentu.

Nyamuk sendiri mendapatkan virus ini pada saat menggigit manusia sebagai mahluk vertebrata yang saat itu darahnya sedang mengandung virus dengue. Virus yang sampai ke dalam lambung nyamuk akan mengalami replikasi atau memecah diri untuk berkembang biak, kemudian akan bermigrasi dan akhirnya sampai di kelenjar ludah.

Virus memasuki tubuh manusia lewat gigitan nyamuk yang menembus kulit. Aedes Aegypti betina bersifat intermittent feeder, yaitu melakukan pengisapan darah berulang kali sebelum merasa kenyang. Sifat inilah yang menjadi penyebab nyamuk Aedes Aegypti dalam saat yang sama dapat menginfeksi beberapa orang dalam satu keluarga atau dalam area yang berdekatan.

Empat hari kemudian virus akan mereplikasi dirinya secara tepat. Apabila jumlahnya sudah cukup, virus akan memasuki sirkulasi darah, dan mulai saat itulah manusia yang terinfeksi akan mengalami gejala panas.

Namun reaksi tubuh manusia terhadap virus ini dpaat berbeda. Perbedaan reaksi ini juga akan memanifestasikan perbedaan penampilan gejala klinis dan perjalanan penyakit.

Gejala Penyakit Demam Berdarah

Gejala-gejala penyakit demam berdarah yang timbul setelah masa inkubasi 3 hingga 5 hari sejak seorang penderita terserang virus dengue. Berikut ini adalahbeberapa gejala yang akan muncul pada senderita :

  • Tanpa sebab yang jelas suhu badan penderita akan naik hingga 40 derajat celcius yang disertai dengan demam dan panas selama 2 hingga 3 hari berturut-turut. Demam yang muncuk kadang disertai dengan bintik merah namun kadang juga tidak. Bintik merah akan jelas terlihat apabila dilakukan pemeriksaan dengan uji torniquet.
  • Demam yang tidak kunjung sembuh meskipun sudah diberikan obat penurun panas. Pada penderita penyakit ini panas yang dialami bisa naik dan bisa turun, bisa juga tidak turun sama sekali sepanjang hari.
  • Muncul perasaan menggigil, hilangnya nafsu makan dan minum yang disertai dengan rasa mual yang akan mendorong penderita untuk muntah. Adakalanya penderita juga akan merasakan nyeri di kepala.
  • Nafas penderita yang tidak beraturan dan terasa sedikit sesak nafas akibat adanya cairan yang berhenti di dada.
  • Penderita kadang akan merasakan nyeri pada saat menggerakkan bola matadan nyeri punggung pada awal gejala.
  • Otot di seluruh bagian tubuh penderita akan terasa pegal dan nyeri.
  • Buang air besar berwarna hitam dan keras. Gejala penyakit demam berdarah yang satu ini akan muncul jika trombosit sudah mulai rendah kira-kira di bawah 100.000/mm3. Kadar trombosit dalam darah penderita dapat diketahui melalui tes darah di laboratorium.

Pengobatan Penyakit Demam Berdarah

Apabila penderita sudah positif terserang virus dengue maka dokter akan meminta penderita untuk dirawat inap dirumah sakit. Pengobatan pertama yang mungkin akan diberikan untuk penderita adalah cairan infus yang berfungsi untuk mengencerkan darah dalam tubuh. Selain pemberian infus dokter juga akan memberikan obat penurun demam untuk membantu pasien mengurangi suhu tubuh dan pusing yang dirasakan.

Pengobatan lain yang dapat diberikan untuk penderitta salah satunya adalah dengan menggunakan ramuan tradisional. Berikut beberapa resep ramuan yang mungkin dapat membantu penderita sebagai pengobatan penyakit demam berdarah :

Resep 1. Jambu Biji Merah

Obat trasidional yang pertama anda dapat menggunakan buah jambu biji merah. Jambu biji merah adalah buah yang dipercaya untuk dapat membantu anda untuk menaikkan trombosit tubuh penderita yang menurun. Jambu biji mengandung vitamin C yang cukup tinggi yang erfungsi untuk memperkuat daya tahan tubuh.

Resep 2. Sambiloto

Resep yang kedua untuk pengobatan demam berdarah dengue ini anda dapat menyiapkan 60 gram daun sambiloto dan 400 cc air bersih. Cara pembuatan ramuan ini adalah dengan mencuci bersih daun sambiloto yang sudah disediakan. Rebus dengan menggunakan 400 cc air bersih, tunggu hingga mendidih dan airnya tersisa setengahnya. setelah ramuan matang anda dapat memberikan pada penderita dalam kondisi hangat sebanyak 2 kali dalam sehari.

Resep 3. Besar Angkak

Angkak adalah beras putih yang sudah melalui proses fermentasi selama beberapa waktu. Angkak ini termasuk obat tradisional yang sudah terbukti dapat meningkatkan trombosit pada penderita penyakit demam berdarah dengan sangat siknifikan. Untuk penggunaan angkak ini anda membutuhkan 1 sendok makan angkak dan 2 gelas air mendidih. Masukkan angkak dalam air mendidih dan diamkan hingga warna air berubah menjadi merah seperti beras angkak. Angkak yang anda masukkan tidak perlu terlalu banyak karena akan merubah rasa air yang akan diberikan pada penderita. Anda dapat memberikan air angkak ini pada penderita sebanyak 2 kali dalam sehari setiap pagi dan sore hari.

 Penyakit Demam Berdarah

Posted in Penyakit Demam Berdarah | Tagged , , , , | Leave a comment

Penanganan Demam Berdarah di Indonesia

Penanganan Demam Berdarah di Indonesia dapat dilakukan dengan mengurangi populasi pertumbuhan dari nyamuk yang dapat menyebabkan penyakit demam berdarah. Telah tercatat 460.565 orang di Indonesia terserang DBD, dan 557 orang di antara mereka meninggal dunia. Bahkan setiap hari lebih dari satu orang penderita meninggal akibat virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti tersebut.

Penanganan Demam Berdarah di Indonesia

Penanganan Demam Berdarah di Indonesia

Penanganan Demam Berdarah di Indonesia

Sistem pengelolaan kesehatan masyarakat yang dimiliki pemerintah Indonesia seakan belum berjalan. Jika KLB sudah terjadi, barulah ada koordinasi antara rumah sakit.
Puskesmas dan Dinas Kesehatan menjadi kambing hitam, selain masyarakat sendiri yang dituduh karena tidak mau menjaga kesehatan di lingkungannya.

Parahnya lagi, dengan kondisi KLB pun, inisiatif rumah sakit tentunya akan tetap menerapkan prinsip “hanya yang punya uang yang bisa berobat dan dilayani dengan baik” ironisnya, Pemerintah justru menyerahkan pengawasannya kepada masyarakat secara gratis lewat juru pemantau jenti atau “jumantik”, setelah urusan korban meninggal.
Bayangkan, Departemen Kesehatan sudah mencatat 12.482 penderita DBD di 21 Provinsi, 241 diantaranya meninggal dunia, hingga akhir Februari 2004. Bahkan, Provinsi Jakarta sebagai pusat negara, menempati peringkat tertinggi-4252 jumlah penderita, 47 orang diantaranya meninggal dunia.

Menurut Rita Kusriastuti dari Bagian Arbovirusasi Departemen Kesehatan, kejadian DBD 2004 dua kali lebih parah dibandingkan tahun sebelumnya. “Penyemprotan secara massal bukanlah penyelesaian tepat untuk Penanganan Demam Berdarah di Indonesia. Nyamuk bertelur 200-400 butir per hari, disemprot lalu mati, tapi esok harinya nyamuk baru lahir lagi”, kata Rita dari Depkes.

Sebenarnya DBD bukanlah penyakit baru karena terjadi hampir setiap tahun seiring dengan perubahan musim, dari musim penghujan ke musim kemarau. Masyarakat Indonesia sudah tahu tanda-tanda dan cara penularan penyakit DBD, karena DBD masuk ke Indonesia sejak 36 tahun lalu.

Pencegahan Penyakit Demam Berdarah

Pencegahannya pun sederhana saja dan tidak perlu teknologi tinggi seperti pada kasus SARS yang untuk memastikan penyakitnya perlu pemeriksaan laboratorium di Atlanta. Hanya saja untuk memberantas DBD diperlukan langkah jelas dengan menumbuhkan perubahan sikap dan kesadaran semua pihak, terutama masayarakat dalam menjaga kebersihan lingkungannya. Pencegahan lainnya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan imunisasi yang tepat untuk anak anda. Berperilaku hidup yang sehat dan juga bersih seperti halnya dengan membersihkan penampungan air dari jentik- jentik nyamuk baik nyamuk penyebab penyakit demam berdarah maupun penyebab penyakit lainnya. Tangani kasus penyakit demam berdarah yang muncul dengan diagnosis dan pengobatan yang cepat dan tepat.

Diagnosis Penyakit Demam Berdarah

Penanganan Demam Berdarah di Indonesia dapat dilakukan dengan mendiagnosis penyakit yang muncul pada diri seseorang seperti misalnya penyakit demam berdarah. Biasanya pelayanan kesehatan akan mendiagnosis penyakit dengue ini dengan cara melakukan pemeriksaan pada pasien dan menyadari bahwa gejala yang dialami pasien tersebut adalah gejala yang cocok dengan penyakit dengue. Namun apabila penyakit dengue ini masih dalam fase awal, biasanya sangat sulit untuk membedakan infeksi firus ini dengan infeksi firus lainnya.

Gejala Penyakit Demam Berdarah

Seorang pasien penderita penyakit demam berdarah yang mungkin menderita dengue jika dia mengalami demam dan dua dari gejala demam berdarah lainnya seperti berikut ini:

  • mual dan muntah;
  • muncul ruam pada kulit;
  • generalized pains (pain all over);
  • jumlah sel darah putih sedikit;
  • atau dapat juga menunjukkan hasil tes tourniquet yang positif.

Tanda-tanda plus dari pasien penderita penyakit demam ini biasanya merupakan sinyal bahwa pasien tersebut menderita dengue di wilayah di mana penyakit tersebut sedang banyak terjadi.

Penanganan Demam Berdarah di Indonesia

Tindakan penanganan yang mungkin dapat anda lakukan untuk meringankan gejala yang dialami oleh pasien penderita penyakit demam berdarah ini adalah :

1. Mengkonsumsi Obat-obatan

Anda dapat memberikan obat yang sudah diresepkan oleh dokter yang merawat penderita untuk mengurangi gejala yang timbul. Obat yang biasanya akan diberikan dokter yang paling utama adalah cairan infus yang berfungsi untuk mengencerkan darah dalam tubuh penderita. Penanganan demam berdarah di Indonesia lainnya selain memberikan cairan infus adalah dengan memberikan obat penurun demam pada pasien, bukan obat yang digunakan untuk mengurangi penyakit demam berdarah yang diderita oleh pasien itu sendiri. Demam berdarah menyebabkan kentalnya darah di dalam tubuh, karena terjadi penurunan trombosit hingga di bawah batas normal

2. Mengkonsumsi Jambu Biji Merah

Untuk penanganan demam berdarah di Indonesia yang termasuk herbal dan alami adalah dengan menggunakan jus jambu klutuk atau jambu biji merah. Banyak pendapat yang mengatakan bahwa jus jambu yang berwarna merah dapat mempercepat penyembuhan demam berdarah. Obat demam berdarah yang satu ini memang memiliki khasiat karena kandungan vitamin C dalam jambu yang cukup tinggi. Vitamin C dalam buah jambu ini berfungsi untuk memperkuat daya taha tubuh penderita penyakit demam berdarah dan membatu menaikkan kadar trombosit dalam darah yang melemah akibat virus dengue tersebut.

3. Menggunaka beras angkak

Namun, rupanya penanganan demam berdarah di Indonesia dengan menggunakan angkak dirasakan banyak pasien demam berdarah sebagai obat yang jauh lebih ampuh dibandingkan dengan jambu klutuk. Angkak telah terbukti dapat menaikkan trombosit darah secara signifikan. Cara pengoalan dari beras ini adalah dengan menyeduh 1 sendok angkak dengan 2 gelas air bersih dan diamkan selama beberapa menit hingga warna air berubah menjadi seperti warna angkak. Tidak ada batasan berapa kali anda mengkonsumsi angkak ini untuk obat demam berdarah.

Penanganan Demam Berdarah di Indonesia

Posted in Penyakit Demam Berdarah | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Pemeriksaan Demam Berdarah Dengue

Pemeriksaan Demam Berdarah Dengue NS1 Antigen adalah pemeriksaan terhadap antigen non struktural-1 dengue (NS1) yang dapat mendeteksi infeksi virus dengue dengan lebih awal dibandingkan pemeriksaan antibodi dengue, bahkan pada hari pertama mulai demam. 

Pemeriksaan Demam Berdarah Dengue 

Pemeriksaan demam berdarah dengue NS1 Antigen sebaiknya dilakukan pada penderita yang mengalami demam disertai gejala klinis infeksi virus denguen (pada hari 1-3 mulai demam) untuk mendeteksi infeksi akut disebabkan virus dengue.

Deteksi awal adanya infeksi dengan dengue sangat penting karena kita dapat melakukan terapi suportif dan pemantauan pasien dengan segera dan hasil ini tentunya akan mengurangi resiko komplikasi seperti demam berdarah dengue dan dengue shock syndrome yang dapat berakibat kematian.

Pemeriksaan demam berdarah dengue ini dapat dilakukan dengan tes laboratorium. Beberapa tes berbeda yang dapat anda lakukan :

  • Satu tes (isolasi virus) mengisolasi (atau memisahkan) virus dengue dalam kultur (atau sampel) sel.
  • Pemeriksaan lain yang dilakukan untuk mencari asam nukleat dari virus penyebab penyakit demam berdarah tersebut. Tes kedua yang dilakukan disebut dengan reaksi rantai polimerase (PCR).
  • Tes ketiga adalah dengan mendetaksi atau mencari antigen dari virus tersebut. Tes yang dilakukan untuk mencari antibodi di dalam darah yang dibuat oleh tubuh untuk memerangi virus dengue yang diderita.

Sekedar cacatan untuk anda bahwa pemeriksaan demam berdarah dengue dengan tes laboratorium ini hanya dapat mendiagnosis demam dengue selama fase akut (awal) dari penyakit tersebut. Apabila dengue masih dalam tahap awal penyakit pada penderitanya, semua hasil tes laboratoriun yang mungkin dilakukan mungkin akan menunjukkan hasil yang negatif yang berarti bahwa hasil tes tersebut tidak menunjukkan bahwa pasien menderita penyakit demam berdarah dengue. Namun, tes antibodi dapat memastikan bahwa orang tersebut menderita dengue dalam fase berikutnya dari infeksti tersebut. Tubuh membuat antibodi yang secara khusus memerangi virus dengue setelah 5 hingga 7 hari.

Gejala Penyakit Demam Berdarah

Gejala awal yang terjadi pada penderita penyakit demem berdarah antara lain :

  • Tubuh penderita yang mendadak panas tinggi yang dialami selama 2 hingga 7 hari. Pada saat yang bersamaan penderita akan tampak lemah lesu suhu badan antara 38ºC sampai 40ºC atau bahkan bisa lebih tingga dari itu.
  • Terkadang penderita demam berdarah akan mengalami pendarahan pada hidung atau yang sering kita kenal dengan sebutan mimisan.
  • Tampak bintik-bintik merah yang muncul pada permukaan kulit dan jika kulit penderita direnggangkan bintik merah itu tidak hilang atau tetap terlihat.
  • Penderita mungkin akan terjadi muntah darah atau berak darah
  • Pemeriksaan demam berdarah dengue melalui Tes Torniquet yang menunjukkan hasil yang positif
  • Mengalami perdarahan yang petekia, akimosis atau purpura
  • Kadang-kadang penderita akan merasakan nyeri ulu hati, karena terjadi perdarahan di lumbung

Penanganan Demam Berdarah Dengue

Penanganan demam berdarah dengan menggunakan obat medis memang penting dilakukan untuk menunjang pemeriksaan demam berdarah dengue yang menyerang tubuh penderita. Namun, memang tidak dapat dipungkiri bahwa ada beberapa keterbatasan yang dimiliki oleh obat medis atau penanganan yang dilakukan secara medis. Berikut beberapa keterbatasan penanganan medis yang mungkin dapat dilakukan untuk mengatasi penyakit demam berdarah dengue :

  • Beberapa obat medis yang mungkin dapat dikonsumsi atau yang digunakan memiliki efek samping. Salah satu efek samping yang mungkin akan muncul jika obat medis yang anda konsumsi adalah dapat menyebabkan alergi pada penderita yang sensitif terhadap obat medis.
  • Obat medis yang digunakan untuk penderita penyakit demam berdarah mungkin kurang tepat.

Jika anda ingin mengatasi penyakit demam berdarah dengue secara efektif, mungkin anda bisa menggunakan penanganan yang alami seperti :

  • Perbanyak minum 1,5 sampai 2 liter air putih dalam sehari untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat dehidrasi saat demam berdarah.
  • Makan makanan yang sehat dan mengandung gizi yang tinggi seperti : angkak yang mungki dapat anda olah menjadi sup, bubur yang dapat menyediakan sumber energi bagi tubuh pasien penderita penyakit demam berdarah, dan jiga telur yang mengandung banyak nutrisi protein yang dibutuhkan oleh tubuh pasien.
  • Menggunakan ramuan tradisional untuk penyakit demam berdarah. Bahan-bahan yang perlu disiapkan adalah 5 lembar daun pepaya, temulawak, gula merah, meniran, dan air secukupnya. Rebus semua bahan dalam air yang sudah disediakan hingga mendidih. Saring ramuan dan minum airnya selagi masih hangat. Anda dapat mengkonsumsi ramuan daun pepaya ini hingga penyakit demam berdarah anda sembuh.

Pencegahan Penyakit Demam Berdarah

Pencegahan yang dapat anda lakukan untuk mengurangi resiko terserangnya penyakit demam berdarah ini adalah dengan :

  • balikkan wadah kosong yang mampu untuk menampung air sehingga mencegah kemungkinan untuk menampung air yang tidak terpakai oleh anda.
  • Menggunakan obat nyamuk oles atau bakar baik di siang hari maupun di malam hari.
  • Tutup tempat sampah yang sedang tidak digunakan. Tempat sampah seperti ini akan menjadi tempat bersembunyinya nyamuk dan beberapa jenis serangga lainnya.
  • Pastikan jendela dan pintu dalam rumah anda tidak memiliki lubang kecil sehingga memberikan jalan masuk untuk nyamuk dan pastikan pula ventilasi pada rumah anda memiliki penyaring yang berfungsi untuk mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah.

Pemeriksaan Demam Berdarah Dengue 

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Deteksi Dini DBD

Deteksi Dini DBD dapat dilihat dari gejala yang muncul. Demam dengue adalah penyakit yang disebabkan virus dengue yang masuk ke tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes yang terinfeksi terutama Aedes Aegypti. 

Demam berdarah dengue merupakan demam virus akut yang umumnya disertai sakit kepala, nyeri otot sendi atau tulang, ruam, gejala-gejala penurunan jumlah sel darah putih (leukopenia).

Deteksi Dini DBD

Dengue haerrhagic fever (DHF) atau demam berdarah dengue (DBD) adalah demam dengue yang ditunjukkan dengan gejala klinis utama : demam tinggi, fenomena pendarahan, sering dengan pembesaran hati, dan pada beberapa kasus yang parah ditandai dengan gangguan sirkulasi.

Infeksi virus dengue dengan manifestasi klinis yang berat dapat berkembang manjadi penurunan volume cairan sirkulasi/plasma dalam tubuh (hipovolemia) yang disebabkan pendarahan plasma yang disebut dengue shock syndrome (DSS).

Infeksi virus dengue dapat menyebabkan manifestasi klinis yang bervariasi mulai dari asimtomik/ tanpa gejala sampai manifestasi klinis yang berat yang mengakibatkan kematian. Demam dengue merupakan manifestasi klinis yang ringan, sedangkan DBD dan DSS merupakan manifestasi klinis yang berat. Jika terdapat gejala infeksi virus dengue segera lakukan pemeriksaan penyakit demam berdarah laboratorium untuk mengetahui ada tidaknya infeksi virus dengue tersebut.

Diagnosis untuk Deteksi Dini DBD

Tanda peringatan atau tanda untuk Deteksi Dini penyakit DBD yang biasanya akan tampak sebelum penyakit dengue yang muncul menjadi semakin parah. Tes tourniquet sangat bergunaka untuk anda yang positif menderita penyakit demam berdarah apabila tes laboratorium yang anda pilih tidak dapat dilakukan. Untuk anda yang akan melakukan deteksi dini DBD dengan melakukan tes tourniquet untuk pelayanan kesehatan yang sudah profesional akan menbebankan alat pengukur tekanan darah di lengan pasien selama kurang lebih 5 menit. Petugas kesehatan yang menangani tes tourniquet anda tersebut akan menghitung bintik-bintik merah kecil yang muncul pada kulit pasien penderita penyakit demam berdarah. Cara deteksi dini DBD dengan cara ini akan terlihat apabila terlihat jimlah bintik yang semakin banyak muncul pada kulit penderita demam berdarah. Termasuk hal yang sulit untuk membedakan antara demam berdarah dengue atau penyakit cikungunya. Penyakit cikungunya adalah infeksi firus yang mirip dan memiliki banyak gejala yang sama dengan penyakit dengue dan mungkin akan terjadi di wilayah yang sama di dunia. Untuk melakukan deteksi dini DBD perlu hati-hati karena penyakit demam berdarah ini memiliki gejala yang hampir sama dengan penyakit lainnya seperti malaria, leptospirosis, demam tifoid, dan penyakit meningkokus. Sering terjadi sebelum seseorang terdiagnosis dengue, petugas kesehatan yang mengangani anda akan melakukan tes untuk memastikan bahwa pasien tidak mengalami sati dari kondisi ini.

Jika seseorang menderita penyakit dengue, perubahan paling awal yang dapat dilihat pada tes laboratorium yang dilakukan sebagai deteksi dini DBD adalah jumlah sel darah putih yang sedikit. Jumlah platelet yang sedikit dan asidosis metabolik juga merupakan tanda-tanda dengue. Jika seseorang terserang dengue parah, terdapat perubahan lainnya yang dapat dilihat jika darahnya diteliti. Penyakit dengue yang paling parah dapat menyebabkan cairan keluar dari aliran darah. Ini menyebabkan hemokonsentrasi (di mana terdapat lebih sedikit plasma – bagian yang cair dari darah – dan lebih banyak sel darah merah di dalam darah). Ini juga menyebabkan level albumin yang rendah di dalam darah.

Terkadang, dengue yang parah menyebabkan efusi pleura yang besar (cairan yang bocor menumpuk di sekitar paru-paru) atau asites (cairan menumpuk di abdomen). If these are large enough, a health care professional may notice them when he examines the person. Profesional pelayanan kesehatan dapat mendiagnosis shock dengue dari awal jika dia dapat menggunakan alat ultrasound medis untuk deteksi dini DBD dengan mendeteksi adanya cairan tersebut di dalam tubuh. Tetapi di beberapa wilayah di mana dengue adalah penyakit yang biasa menyerang, para profesional pelayanan kesehatan dan klinik tidak memiliki mesin ultrasound.

Pengobatan Penyakit Demam Berdarah

Pengobatan penyakit demam berdarah ini dapat dilakukan dengan cara yang tradisional :

Resep 1.

Bahan-bahan yang perlu disediakan :

  • 30 gram daun dewa
  • 600 cc air

Cara pembuatan ramuan :

  • Cuci daun dewa hingga bersih.
  • Rebus daun dewa dalam 600 cc air besih tunggu hingga mendidih.
  • Biarkan rebusan ramuan ini tetap mendidih sampai air tersisa 300 cc.
  • Minum ramuan ini selagi masih dalam keadaan hangat sebanyak 2 kali dalam sehari untuk obat DBD.

Resep 2.

Bahan-bahan yang perlu disediakan :

  • 30 gran daun patikon kebo
  • 400 cc air

Cara pembuatan ramuan :

  • Cuci daun patikon kebo hingga bersih.
  • Rebus dalah 400 cc air bersih hingga bendidih.
  • Biarkan tetap mendidih dan airnya tersisa 200cc.
  • Konsumsi ramuan ini selagi masih hangat sebanyak 3 kali sehari.

Resep 3. 

Menggunakan angkak yang direbus dengan ayam, sebagai sup ayam angkak

Angkak ini sudah lama digunakan sebagai salah satu bahan sup yang berasal dari Cina. Bahan yang harus anda sediakan untuk membuat sup ayam angkak adalah ayam, beras angkak, bawang putih, jahe, garam, lada, dan minyak wijen. Rebuslah ayam hingga keluar kaldunya, lalu tambahkan 1/2 hingga 1 sendok makan angkak yang sudah dicuci bersih. Jangan terlalu banyak menggunakan angkak dalam sup ayam angkak ini, karena akan menyebabkan sup yang anda masak menjadi terasa pahit. Berikan lada dan garam sebagai penambah rasa, lalu tumis bawang putih dengan minyak wijen dan masukkan ke dalam sup tersebut. Kemudian, sup ayam angkak siap dihidangkan.

Deteksi Dini DBD

Posted in Penyakit Demam Berdarah | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Demam Karena DBD

Demam Karena DBD bisa menjadi gejala dari penyakit serius, seperti demam berdarah . Namun bila demam baru berlangsung satu hari, sulit membedakan antara demam berdarah dengan demam karena penyakit lain, seperti influenza, sakit tenggorokan atau tifus, karena gejalanya mirip.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) demam pada anak bisa dicurigai DBD jika :

1. Demam yang terjadi secara mendadak dan tinggi selama 2 hingga 7 hari.

2. Ada gejala pendarahan, mislanya bintik-bintik merah dikulit yang tidak hilang meski kulit diregangkan, gusi berdarah, mimisan dan tinja berdarah. Bintik-bintik merah dikulit bisa muncul sendiri atau dibuat muncul dengan uji bendung. Uji ini dilakukan menggunakan alat pengukur tekanan darah yang digembungkan di seputar lengan hingga pembuluh darah tertekan. Bila positif akan muncul bintik-bintik merah.

3. Ada pembesaran hati (organ hati membesar saat dilakukan perabaan)

4. Terjadi syok, denyut nadi melemah dan cepat, tekanan darah turun, anak gelisah, tangan dan kaki dingin.

5. Pemeriksaan laboratorium trombosit turun dan terjadi kenaikan kekentalan darah. Trombosit kurang dari 100.000/ul dan hematokrit meningkat 20% dari normal.

Pemeriksaan trombosit dan hematokrit merupakan tes awal sederhana yang bisa membuat kita curiga adanya demam berdarah seperti mimisan, gusi berdarah, dan sebagainya. Jumlah trombosit normal adalah 150-200.000/ ul . Trombosit yang turun bisa karena penyakit lain seperti campak, demam chikungunya, infeksi bakteri seperti tifus, dan lain-lain. Pada demam berdarah, trombosit baru turun setelah 2-4 hari.

Hematokrit menunjukkan peningkatan pada penderita DBD. Untuk anak Indonesia, nilai hematokrit normal sekitar 37-43%. Hematokrit yang meningkat merupakan hal yang penting, karena dapat membedakan DBD dengan infeksi virus lain. Namun, perlu pemeriksaan yang lebih khusus seperti menemukan virus dengue, atau uji reaksi antibodi dan antigen untuk menentukan demam berdarah.

Pemeriksaan darah yang dilakukan terlalu dini (misalnya demam baru satu hari) belum bisa memperkirakan, apakah anak kena DBD. Bila demam telah berlansung 3-4 hari , barulang hematokrit meningkat dan trombosit menurun. Kadang pemeriksaan ditambah dengan tes Widal untuk menyingkirkan tifus.

Anak yang baru demam 1 hari tidak perlu dirawat dirumah sakit. Orangtua cukup membantu cukup  memantau perkemabangan penyakit anak dirumah. Anak perlu minum banyak dan suhu badan terus dipantau. Biasanya dokter akan meminta orangtua datang lagi, jika setelah 3 hari demam tidak reda.

Akan dilakukan pemeriksaan hemoglobin, trombosit, dan hematokrit. Bila hasil laboratorium menunjukkan ada tanda-tanda penurunan trombosit atau peningkatan hematokrit, anak harus masuk rumah sakit. Apalagi kalau sudah 3 hari demam tidak turun, atau muncul gejala demam berdarah seperti mimisan, gusi berdarah, muntah, lemah, dan gelisah.

Penyebab Penyakit Demam karena DBD

Air yang menggenang dalam bak kamar mandi yang ditak dikuras atau tidak pernah diganti bisa menjadi salah satu penyebab bersarangnya nyamuk aedes aegypti. Nyamuk jenis ini sangat suka dengan genangan air terutama genangan air yang bersih. Banyaknya tempat penyimpanan air atau penampungan air yang tidak ditututp. Penyimpanan air yang dimaksud adalah penyimpanan yang sering anda gunakan untuk kegiatan sehari-hari seperti gentong air, bak mandi, dan tempat penyimpanan air lainnya yang ada di dalam rumah anda.

Apabila penyimpanan air yang ada disekitar rumah anda tidak ditutup, nyamuk Aedes aegypti bisa bersarang dan bertelur di dalam penampungan tersebut, sehingga perkembangan nyamuk jenis ini bisa meningkat dengan sangat cepat. Salah satu penyebab penyakit demam berdarah ini adalah genangan air yang terjadi di got. Got yang tidak lancar dan terdapat genangan air, sangat berpotensi untuk menjadi tempat perkembang biakan nyamuk Aedes aegypti.

Sangat perlu untuk waspada jika anda mengalami panas yang tinggi dan berkepanjangan (lebih dari satu hari) dan tidak sembuh juga setelah minum obat penurun panas. Lalu trombosit anda di bawah ambang normal. Bisa jadi demam yang anda alami adalah demam karena DBD yang menyerang anda yang harus segera opname di rumah sakit terdekat.

Pencegahan Penyakit DBD

Pencegahan untuk penyakit ini dapat dilakukan di sekitar rumah atau lingkungan sekitar. Berikut beberapa cara atau langkah yang dapat anda lakukan untuk mencegah demam karena DBD :

  • Melakukan gerakan 3 M yaitu Menguras, tempat penampungan air secara rutin seperti bak mandi atau kolam. Sebab bisa mengurangi perkembangbiakan dari nyamuk penyebab penyakit demam berdarah. Atau dapat juga anda memasukkan beberapa ikan kecil ke dalam bak mandi anda untuk memakan jentik-jentik nyamuk yang ada di dalam bak mandi anda. Menutup, tempat-tempat penampungan air. Jika anda telah selesai melakukan aktifitas dengan yang berhubungan dengan tempat air sebaiknya anda menutupnya, agar nyamuk yang menjadi penyebab penyakit demam berdarah ini tidak bisa meletakkan telurnya ke dalam tempat penampungan air dalam rumah anda. Mengubur, barang-barang yang sudah tidak terpakai yang dapat memungkinkanterjadinya genangan air disekitar rumah anda.
  • Gunakan obat nyamuk oles atau obat nyamuk bakar untuk melindungi anda dan keluarga dari gigitan nyamuk penyebab penyakit demam karena DBD baik di siang hari ataupun di malam hari ketika anda tidur.
  • Cara alami yang dapat anda gunakan untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk penyebab demam berdarah adalah dengan meletakkan tanaman tulasi di dekat jendela rumah anda. Perlu anda ketahui bahwa tanaman ini memiliki beberapa sifat yang mampu digunakan untuk mencegah perkembah biakan dari nyamuk tersebut.

Demam Karena DBD

Posted in Penyakit Demam Berdarah | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Pengelolaan Demam Berdarah

Pengelolaan Demam Berdarah

Pengelolaan Demam Berdarah

Sistem pengelolaan deman berdarah untuk kesehatan masyarakat yang dimiliki pemerintah INdonesia seakan belum berjalan. Jika KLB sudah terjadi, barulah ada koordinasi antara rumah sakit.

Pengelolaan Demam Berdarah

Puskesmas dan Dinas Kesehatan menjadi kambing hitam, selain masyarakat sendiri yang dituduh karena tidak mau menjaga kesehatan di lingkungannya.
Parahnya lagi, dengan kondisi KLB pun, inisiatif rumah sakit tentunya akan tetao menerapkan prinsip “hanya yang punya uang yang bisa berobat dan dilayani dengan baik” ironisnya, Pemerintah justru menyerahkan pengawasannya kepada masyarakat secara gratis lewat juru pemantau jenti atau “jumantik”, setelah urusan korban meninggal.
Bayangkan, Departemen Kesehatan sudah mencatat 12.482 penderita DBD di 21 Provinsi, 241 diantaranya meninggal dunia, hingga akhir Februari 2004. Bahkan, Provinsi Jakarta sebagai pusat negara, menempati peringkat tertinggi-4252 jumlah penderita, 47 orang diantaranya meninggal dunia.
Menurut Rita Kusriastuti dari Bagian Arbovirusasi Departemen Kesehatan, kejadian DBD 2004 dua kali lebih parah dibandingkan tahun sebelumnya. “Penyemprotan secara massal bukanlah penyelesaian tepat. Nyamuk bertelur 200-400 butir per hari, disemprot lalu mati, tapi esok harinya nyamuk baru lahir lagi”, kata Rita dari Depkes.

Demam Berdarah Dengue

Penyakit demam berdarah adalah salah satu jenis penyakit yang disebabkan dari virus dengue yang masuk ke dalam peredarah darah manusia melalui gigitan nyamuk dari aedes aegypty. Penyakit demam berdarah ini sering ditemukan di daerah tropis dan subtropis di berbagai belahan dunia, terutama yang terjadi pada musin penghujan yang lembab. Untuk penderita penyakit demam berdarah sebaiknya diberikan makanan dan minuman yang baik untuk meningkatkan dan membantu proses penyembuhan dari penderita yaitu :

  1. Jus sayuran yang juga menjadi salah satu minuman yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita demam berdarah seperti mentimun, wortel, dan jus sayuran hijau lainnya yang memiliki segudang nutrisi yang bermanfaat dalam mempercepat proses penyembuhan pasien demam berdarah.
  2. Jus Buah yang mengandung kaya akan vitamin C yang memberikan sejuta manfaat bagi sistem kekebalan tubuh atau antibodi tubuh pada penderita penyakit demam berdarah. Jus buah yang mengandung banyak vitamin C seperti kiwi, stroberi, jeruk, jambu biji merah, dll.
  3. Air kepala yang juga sangat dianjurkan untuk penderita penyakit demam berdarah yang berfungsu sebagai pengelolaan demam berdarah agar penderita tidak terkena dehidrasi yang disebabkan karena virus dengue karena air kepala mengandung elektrolit yang berfungsi untuk isi ulang cairan tubuh yang hilang.
  4. Angkak adalah salah satu jenis beras putih yang sudah difermentasi. Angkak ini memiliki manfaat untuk melancarkan dan menstabilkan peredaran darah dalam tubuh yang mampu menjadi pengelolaan demam berdarah.
  5. Konsumsi bubur yang mampu digunakan untuk melawan virus dengue penyebab penyakit demam berdarah dan mampu digunakan untuk menyediakan sumber energi bagi tubuh penderita penyakit demam berdarah dengue.
  6. Pengelolaan demam berdarah dengan mengkonsumsi susu yang mengandung sejumlah nutrisi yang sangat penting untuk tubuh anda seperti vitamin, protein, dan mineral kompleks yang sangat berguna dalam melawan virus penyebab penyakiy demam berdarah dengue dalam tubuh anda. Dan juga dapat dengan mengkonsumsi telur yang memiliki fungsi yang hampir sama dengan susu, yang mengandung banyak nutrisi protein yang sangat dibutuhkan oleh tubuh anda.

Gejala Penyakit Demam Berdarah Dengue

Sekitar 80% dari pasien yang terinveksi virus dengue tidak menunjukkan gejala atau hanya menunjukkan gejala dari penyakit demam berdarah dengue yang ringan. Penyakit demam berdarah ini akan mengancam jiwa para penderitanya jika tidak dilakukan pengelolaan demam berdarah. Gejala yang akan muncul dari penyakit demam berdarah ini antara 3 hingga 14 hari setelah seseorang terpajan virus dengue. Sering kali apabila anak anda pernah mengalami demam berdarah gejala yang mucul sama dengan gejala pilek seperti flu, muntah-muntah, dan diare.

Gejala klinis yang mungkin akan muncul pada penderita penyakit demam berdarah ini adalah terjadinya serangan demam yang terjadi tiba-tiba. gejala lainnya seperti : sakit kepala, ruam, nyeri otot atau sendi. Masalah yang mungkin terkait dengan pengelolaan demam berdarah seringkali dengue ini dapat mempengaruhi sistem lain di dalam tubuh penderita. Seorang yang terkena dengue dpat menderita gejalanya saja, atau disertai dengan gejala dengue klasik juga.  Tingkat kesadaran pada pasien penderita penyakit demam berdarah ini terjadi pada 0,5 hingga 6 % dari kasus yang sudah parah.

Ini dapat terjadi apabila virus dengue menyebabkan infeksi di otak. Ini juga dapat terjadi apabila organ vital, seperti hati, tidak berfungsi dengan baik. Kelainan neurologikal lainnya (kelainan yang memengaruhi otak dan saraf) dilaporkan terjadi pada pasien yang mengalami demam dengue. Misalnya, dengue dapat menyebabkan mielitis melintang dan sindrom Guillain-Barré. Meskipun hal ini hampir tidak pernah terjadi, dengue juga dapat mengakibatkan infeksi jantung dan gagal ginjal akut.

Pengobatan untuk Pengelolaan Demam Berdarah

Pengobatan dari penyakit ini dapat dibantu dengan menggunakan makanan dan minuman yang sudah dijelaskan diatas. Berikut ini resep obat herbal yang mungki dapat anda gunakan sebagai pengelolaan demam berdarah. Bahan-bahan yang diperlukan adalah buah jambu klutuk atau jambu biji, kunyit, temulawak, dan air secukupnya.

Cara pembuatan ramuan herbal tersebut adalah cuci bersih semua bahan yang sudah disediakan. Masukkan kedalam blender untuk dibuat jus. anda dapat meminum ramuan ini sebanyak 2 kali dalam sehari setiap pagi dan sore hari.

Pengelolaan Demam Berdarah

Posted in Penyakit Demam Berdarah | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Demam Berdarah di Indonesia

Demam Berdarah di Indonesia merupakan salah satu jenis penyakit yang menakutkan. Penyakit DBD bukanlah penyakit baru karena terjadi hampir setiap tahun seiring dengan perubahan musim, dari musim penghujan ke musim kemarau. Masyarakat Indonesia sudah tahu tanda-tanda dan cara penularan penyakit DBD, karena DBD masuk ke Indonesia sejak 36 tahun lalu.

Pencegahan Penyakit Demam Berdarah di Indonesia

Pencegahan penyakit demam berdarah dengue yang sering terjadi di indonesia pun sederhana saja dan tidak perlu teknologi tinggi seperti pada kasus SARS yang untuk memastikan penyakitnya perlu pemeriksaan laboratorium di Atlanta. Hanya saja untuk memberantas DBD diperlukan langkah jelas dengan menumbuhkan perubahan sikap dan kesadaran semua pihak, terutama masayarakat dalam menjaga kebersihan lingkungannya.

Dengan jumlah penduduk besar, seharusnya masyarakat Indonesia bisa jadi kekuatan, tolong menolong, dan bergotong royong membersihkan lingkungan.

Bayangkan hanya dengan langkah sederhana yaitu pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang dilakukan dengan kegiatan 3M, seharusnya mata rantai penularan Aedes Aegypti sebagai penyebab DBD dapat di putus, sehingga tidak sampai menyebar luas.

Penularan Demam Berdarah di Indonesia

Penyakit demam berdarah yang sering menyerang warna di hampir seluruh indonesia ini ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti yang mengandung virus dengue dalam tubuhnya. Kita dapat mencegah adanya penularan penyakit demam berdarah ini dengan cara waspada terhadap gigitan nyamuk aedes aegypti. Ciri-cici dari nyamuk aedes aegypti ini adalah :

  • tubuh dari nyamuk aedes aegypti yang berwarna hitam dengan belang-belang putih.
  • nyamuk aedes aegypti yang berkembang biak di tempat penampungan air disekitar rumah dan barang-barang yang memungkinkan air tergenang didalamnya seperti di dalam bak mandi, tempayan, drum, vas bunga, dan barang bekas, dll.
  • kelemahan dari nyamuk aedes aegypti ini adalah tidak dapat hidup di selokan atau kolam yang airnya langsung bersentuhan dengan tanah.
  • nyamuk aedes aegypti ini memiliki kebiasaan menggigit manusia di pagi dan sore hari.
  • nyamuk aedes aegypti ini hanya mampu terbang hingga 100 meter saja.

Penanganan Pasien Demam Berdarah di Indonesia

Penanganan yang mungkin dapat kita lakukan untuk penderita penyakit demam berdarah dengue adalah :

  • Monitor atau selalu memperhatikan perkembangan suhu tubuh dari penderita gejala demam berdarah setiap harinya;
  • Bawa penderita kembali kedokter bila demam yang dialami berlangsung 3 hari.
  • Istirahat dan asupan cairan yang cukup merupakan 2 hal yang sangat penting untuk penderita infeksi virus dengue.
  • Apabila penderita merasakan tubuhnya yang semakin lemas, muntah, sulit makan atau nafsu makan yang semakin lama semakin menurun, perlu dilakukan pemberian cairan tambahan melalui infus oleh dokter atau perawat.
  • Bila dilihat dari hasil laboratorium menunjukkan anda-tanda atau gejala penurunak trombosit atau peningkatan hematokrit, maka penderita penyakit ini harus dirawat di rumah sakit.
  • Pasien penderita penyakit demam berdarah haru selalu diawasi agat tidak mengalami syok yang ditandai dengan rasa lemas, mengantuk, dan pingsan, sementara kaki pasien terasa sangat dingin.

Pengobatan Deman Berdarah di Indonesia

Penderita penyakit demam berdarah dapat melakukan pengobatan dirumah sakit dan juga dapat dibantu dengan penggunaan obat tradisional. Biasanya penderita yang menjalani perawatan atau pengobatan dirumah sakit akan diberikan cairan infus untuk membantu mengencerkan darah dalam tubuh. Selain itu, dokter akan memberikan obat penurun demam kepada penderita pasien demam berdarah, namun sayangnya obat yang diberikan bukan obat yang digunakan untuk memerangi penyakit demam berdarah itu sendiri melainkan hanya untuk membantu pasien menurunkan panas atau demam yang dialami.

Demam berdarah di Indonesia menyebabkan kentalnya darah yang ada di dalam tubuh, karena terjadi penurunan trombosit hingga di bawah batas normal dari batas yang sudah ditentukan di dunia medis. Untuk demam berdarah yang ringan, pada umumnya dapat sembuh sendiri tanpa harus dirawat inap bila penderita meminum banyak air dan memperkuat daya tahan tubuh.

Selain itu anda juga dapat menggunakan daun pepaya untuk pengobatan demam berdarah di indonesia. Siapkan 5 lembar daun pepaya yang masih muda, garam secukupnya, 2 sendok makan madu, dan ½ liter air. Cara pembuatan dari ramuan untuk demam berdarah ini adalah dengan mencuci daun pepaya muda hingga bersih.

Kemudian, rebus daun pepaya muda tersebut dalam 1/2 liter air hingga airnya hanya tinggal tersisa tiga perempatnya saja atau kurang lebih dapat anda sisakan satu gelas. Angkat ramuan tersebut dan saring ampasnya. Untuk meminum ramuan ini, tambahkan garam dan madu secukupnya untuk menyeimbangkan rasa dari daun pepaya yang pahit. Lalu aduk hingga merata dan ramuan siap untuk anda konsumsi. Minum ramuan daun pepaya ini selagi masih hangat sebanyak 3 kali sehari, setiap pagi, sore, dan sebelum tidur hingga penyakit demam berdarah anda membaik dan sembuh.

Proses penyembuhan ini dapat dibantu dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat dan mengandung vitamin C, mineral, protein yang baik untuk tubuh. Misalnya mengkonsumsi buah jeruk atau jus jeruk yang mengandung banyak vitamin C yang dapat meningkatkan antibodi pada tubuh penderita demam berdarah di Indonesia. Zat antibodi sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses pemulihan penderita penyakit demam berdarah.

Demam Berdarah di Indonesia

 

Posted in Penyakit Demam Berdarah | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Demam Berdarah Di Indonesia

Penyakit Demam Berdarah Di Indonesia adalah penyakit yang disebabkan dari gigitan nyamuk aedes aegypti. Apabila melihat negara tetangga, Malaysia, Singapura, dan Vietnam, mungkin warga Indonesia hanya bisa menggigit jari. Karena di negara-negara tersebut ternyata sudah berhasil mencanangkan bebas demam berdarah.
Keberhasilan itu bisa didapat karena perhatian pemerintah terhadap masalah kesehatan lingkungan sangat tinggi. Di Singapura, masalah kesehatan lingkungan bahkan sudah dimasukkan ke dalam peraturan pemerintah, diantaranya bahwa pemilik rumah yang terdapat jentik nyamuk akan dikenakan denda maksimal $2.000 Singapura atau setara dengan rp. 11,2 juta.
Rupanya negara tetangga yang terkenal dengan kebersihan dan kerapihannya itu pada tahun 2005 pernah di landan wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) atau Dengue Hemmorhagic Fever . Saat itu, 14.209 orang terjangkit dan 19 diantaranya meninggal .
Itulah peristiwa terburuk bagi Singapura.

Penyakit Demam Berdarah Di Indonesia

Melihat kenyataan tersebut pemerintah Singapura bersama-sama masyarakat segera melakukan pemeriksaan ke kompleks perumahan, apartemen, dan pusat perbelanjaan. Ternyata sebagian besar nyamuk Aedes Aegypti bersarang di air jernih yang tergenang pada pot bunga yag tersebar hampir diseluruh negeri berpenduduk 4,5 juta jiwa.

Pemerintah Singapura segera menerapkan aturan ketat, minimal dua hari sekali Health Inspector, atau petugas kesehatan memeriksa jentik nyamuk yang ada di poy-pot bunga tersebut. Demikian juga para ilmuwan dan lembaga-lembaga di Singapura, sibuk melakukan penilitian, dan hasilnya luar biasa, hanya kurang dari satu tahun, Masyarakat Singapura dapat menikmati hasilnya, bebas dari gigitan nyamuk demam berdarah. Bagaimana dengan Indonesia ?
Kini kasus mengenai Penyakit Demam Berdarah Di Indonesia ini sudah menjadi perhatian Internasional, dengan jumlah kasus diseluruh dunia mencapai 50 juta orang pertahun.
Namun di Indonesia penyakit yang satu ini tidak begitu mengalami perkembangan positif. Bahkan hingga maret 2004 sudah 12 provinsi di nyatakan sebagai daerah KLB (Kejadian Luar Biasa). Menurut Kasubdin P2-P&PL Dinas Kesehatan Kota Bandung, dr. Chadidjah Thaib, M.Sc, sejak Januari-Oktober 2005, terjadi peningkatan jumlah kasus dan kematian dari warga kota Bandung akibat penyakit DBD, tercatat jumlah penderita sebanyak 2.558 orang dan meninggal 27 orang.
Jumlah kematian akibat DBD bisa bertambah kalau warga masih belum memiliki kesadaran yang tinggi menyangkut kesehatan dan kebersihan lingkungan (Pikiran Rakyat, 15 Oktober 2005).

Penyebab Penyakit Demam Berdarah Di Indonesia

Salah satu hal yang menjadi penyebab dari gejala demam berdarah dengue ini adalah virus yang berasal dari nyamuk aedes aegypti. Jenis nyamuk ini bisa kita jumpai di daerah yang beriklim tropis seperti yang biasa terjadi di Indonesia dan bisa ditemukan di daerah yang beriklim sup tropis di dunia. Pada hakikatnya, nyamuk penyebab penyakit ini berkembang pesat di daerah-daerah yang padat penduduk. Mengendalikan populasi dari nyamuk ini merupakan salah satu kunci yang dapat anda lakukan untuk mengendalikan penyakit demam berdarah Di Indonesia dan gejala demam berdarah yang mungkin akan menyerang anda jika anda tidak waspada terhadap nyamuk tersebut.

Pengendalian Penyakit Demam Berdarah Di Indonesia

Pengendalian penyakit ini dapat dilakukan jika masyarakat melakukan pengendalian juga perhadap nyamuk penyebab demam berdarah ini.Pengendalian nyamuk ini bukanlah hal yang mudah. Tetapi dengan melakukan penerapan pengendalian nyamuk aedes aegypti ini bisa menetralisir penyakit DBD dan gejalanya.Pengendalian dapat dilakukan dnegan menerapkan gerakan 3M. Berantas jentik-jentik nyamuk dengan cara 3M antara lain :

  • M1. Menguras tempat penampungan air bak mandi dan WC, tempayan, ember, vas bungan, dan tempat-tempat lainnya yang minimal dapat anda lakukan seminggu sekali.
  • M2. Menutup rapat semua tempat penampungan air yang ada di dalam ataupun diluar rumah anda seperti ember, gentong, drum, dan tempat sampah.
  • M3. Mengubur barang bekas yang ada disekitar rumah atau di luar rumag anda yang dapat menampung air hujan seperti kaleng bekas, botol, plastik, tempurung kelapa, dan barang lainnya.

Selain 3M hal lainnya yang dapat anda lakukan adalah :

  • Menaburkan bubuk abate atau altosid 2 hingga 3 minggu sekali di tempat air yang sulit untuk anda kuras atau tempat sulit air.
  • Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk.
  • Cegah gigitan nyamuk dengan menggunakan obat nyamuk, memakai obat repelant, memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi dsb.
  • Perlu anda pastikan jendela atau pintu pada rumah anda tidak memiliki lubang kecil yang dapat dijadikan untuk jalan masuk bagi nyamuk tersebut.
  • Pasang jaring anti nyamuk atau kelambu yang dapat digunakan untuk melindungi anda dari gigitan nyamuk di setiap tempat tidur yang ada di dalam rumah anda.
Gejala Penyakit Demam Berdarah Di Indonesia

Gejala yang mungkin akan muncul atau yang mungkin akan dirasakan pada penderita demam berdarah dengue ini antara lain :

  • Demam tinggi yang dirasakan terjadi secara tiba-tiba.
  • Penderita demam berdarah yang merasakan sakit kepala yang tidak tertahankan.
  • Mulai munculnya rasa nyeri di balik mata.
  • Rasa sakit yang dirasakan pada daerah persendian otot
  • Meningkatnya kelenjar getah bening dalam tubuh.
  • Mulai munculnya bercak-bercak merah pada kulit penderita demam berdarah.
  • Rasa cepat lelah meskipun aktivitas yang dilakukan kurang.

Gejala spesifikasi yang terjadi pada penderita demam berdarah :

  • Terjadi pendarahan pada kulit
  • Pendarahan secara umum seperti mimisan.
  • Kulit yang terasa dingin dan keluarnya keringan dingin yang berlebihan.
  • Timbul perasaan gelisan pada penderita
  • Denyut nadi yang mulai melemah.

Penyakit Demam Berdarah Di Indonesia

Posted in Penyakit Demam Berdarah | Tagged , , , | Leave a comment

Obat Tradisional Demam Berdarah

Jambu biji adalah Obat Tradisional Demam Berdarah. Ada cara tradisional yang layak dicoba karena sudah terbukti khasiatnya untuk menaikkan kadar trombosit sebagai pertolongan terhadap penderita DBD, diantaranya dengan memberikan jambu biji (psidium guajava) secukupnya, ditambah 10 gr kunyit, 10 gr temulawak lalu di jus dan diminum.
Jambu biji adalah buah ajaib yang akrab dalam kehidupan kita yang memberikan multimanfaat bagi kesehatan.
Buah ini sangat kaya dengan vitamin C dan beberapa jenis mineral yang mampu menangkal berbagai jenis penyakit degeneratif, serta menjaga kebugaran tubuh.

Obat Tradisional Demam Berdarah

Obat tradisional lainnya yang dapat anda gunakan untuk mengobati penderita penyakit demam berdarah adalah :

Resep 1. Obat Tradisional Demam Berdarah

Bisa juga dengan mengonsumsi ramuan dari daun dewa.

Bahan-bahan yang dibutuhkan adalah :

  • 30 gr daun dewa yang masih segar,
  • 30 gr sambiloto, dan
  • 600 cc air bersih

Cara Pembuatan dari ramuan tersebut adalah :

  •  Cuci bersih semua bahan yang sudah di siapkan
  • Campurkan 30 gr daun dewa yang masih segar yang ditambah 30 gr sambiloto segar
  • Rebus dengan 600 cc air bersih hingga mendidih
  • Biarkan rebusan ramuan tetap mendidih dan airnya tersisa 300 cc,
  • Setelah ramuan matang, airnya disaring, lalu diminum hangat-hangat untuk obat demam berdarah.

Resep 2. Obat Tradisional Demam Berdarah

Bahan-bahan yang dibutuhkan adalah :

  • bubuk kunyit
  • bubuk temulawak
  • bubuk sambiloto

Catatan : dari setiap bubuk obat tradisional yang digunakan cukup sebanyak 5 gram saja.

Cara pembuatan dari ramuan tersebut adalah :

  • Campurkan semua bahan yang sudah anda sediakan.
  • Seduh dengan 1 gelas air mendidih, lalu tambahkan madu secukupnya
  • Aduk ramuan hingga merata.
  • lalu minum ramuan tersebut dalam keadaan hangat-hangat.

Resep 3. Obat Tradisional Demam Berdarah

Bahan-bahan yang dibutuhkan adalah :

  • ayam secukupnya
  • beras angkak 1 sendok makan
  • lada dan garam
  • bawang putih
  • minyak wijen
  • air untuk merebus

Cara pembuatan dari ramuan tersebut adalah :

  • Cuci ayam dan angkak hingga bersih
  • Rebus ayam dengan air secukupnya dan tunggu sampai kaldu dari ayan tersebut keluar.
  • Masukkan angkak ke dalam rebusan dan tunggu kembali hingga mendidih.
  • Tambahkan lada dan garam untuk menyeimbangkan rasa dari sup ayam angkak tersebut.
  • Selagi menunggu rebusan matang tumis bawang putih dengan minyak wijen dam masukkan kedalam rebusan tersebut.
  • Setelah matang anda dapat langsung mengkonsumsi sup ayam angkak ini selagi masih hangat
Resep ketika ini adalah salah satu obat demam berdarah yang mungkin menjadi favorit karena selain rasanya yang enak, makanan ini juga dapat membantu anda menaikkan kadar trombosit dalam tubuh anda yang turun akibat dari penyakit demam berdarah yang anda derita. Angkak yang akan anda gunakan untuk masakan ini tidak perlu terlalu banyak. Karena akan dapat merubah rasa sup ayam yang anda olah menjadi pahit akibat penggunaan angkak yang terlalu banyak.

Menghindari gigitan nyamuk

Penderita DBD dapat mengalami gangguan pada trombosit atau butiran darah merah dalam tubuh anda yang akan menurun yang dapat mengakibatkan pecahnya pembuluh darah. Untuk mengatasi agar pembuluh dalam darah tidak pecah, anda dapat memanfaatkan resep obat tradisional demam berdarah dibawah ini :

Bahan-bahan yang dibutuhkan adalah :

  • 10 gr temu hitam
  • 10 gr kunyit,
  • 10 gr temulawak,
  • 10 gr sambiloto,
  •  700 cc air bersih

Cara pembuatan dari ramuan tersebut adalah :

  • Cuci bersih semua bahan mulai dari temu hitam, kunyit, temulawak, dan sambiloto,
  • Campurkan semua bahan menjadi satu dan rebus dengan 700 cc air bersih.
  • Tunggu hingga ramuan mendidih dan surut menjadi 300 cc.
  • Setelah ramuan matang, angkat dan saring dari ampasnya.
  • Tambahkan madu secukupnya lalu ramuan ini langsung dapat anda konsumsi.

Ramuan yang satu ini adalah salah satu dari sekian banya ramuan untuk obat tradisional demam berdarah dengue yang memiliki fungsi untuk menghindarkan diri anda dari kemungkinan tergigitnya nyamuk penyebab demam berdarah yang sedang mengicar anda.

Gejala Penyakit Demam Berdarah

Pada setiap pasien yang mengalami penyakit pasti akan memperlihatkan gejala yang berbeda pada setiap penyakit yang dialaminya. Seperti gejala demam berdarah berikut ini :

  1. Mendadak panas tinggi selama 2 – 7 hari, tampak lemah lesu dengan suhu badang kurang lebih sekitar 40 derajat celcius.
  2. Tampak muncul binti-bintik merah pada kulit penderita.
  3. Kadang-kadang penderita penyakit ini akan mengalami perdarahan di hidung atau yang sering kita kenal dengan mimisan.
  4. Mungkin terjadi muntah darah atau berak darah pada penderita
  5. Jika sempat melakukan tes laboratorium akan menunjukkan Tes Torniquet dengan hasil yang positif
  6. Adanya perdarahan yang terjadi pada petekia, akimosis atau purpura
  7. Terkadang penderita akan merasakan nyeri pada ulu hati, karena terjadi perdarahan di lambung
  8. Apabila penyakit demam berdarah yang dialami sudah parah, penderita mungkin akan merasa gelisah, ujung tangan dan kaki dingin dan mengeluarkan keringat Perdarahan selaput lendir mukosa, alat cerna gastrointestinal, tempat suntikan atau ditempat lainnya
  9. Mengalami hematemesis atau melena
  10. Trombositopenia atau hasil tes dari trombosit sebanyak 100.000 per mm3
  11. Pembesaran plasma yang memiliki hubungan yang erat dengan adanya kenaikan permeabilitas dinding pembuluh darah, yang ditandai dengan munculnya satu atau lebih dari: terjadinya kenaikan nilai 20% dari kadar hematokrit atau lebih yang tergantung umur dan jenis kelamin dari penderita demam berdarah, atau menurunnya nilai hematokrit dari nilai dasar 20 % atau lebih sesudah pengobatan dilakukan, atau dapat juga dari tanda-tanda pembesaran plasma yaitu efusi pleura, asites, hipo -proteinaemia

Obat Tradisional Demam Berdarah

Posted in Penyakit Demam Berdarah | Tagged , , , , | Leave a comment

Pencegahan Demam Berdarah Dengue

Gerakan 3M adalah gerakan yang digunakan untuk pencegahan demam berdarah dengue. Demam berdarah adalah infeksi yang dapat menyerang manusia yang disebabkan oleh virus dengue. Virus dengue berasal dari nyamuk atau beberapa jensi nyamuk aedes aegypti yang membawa dan menyebarkan virus dengue.

Biasanya DBD akan menyerang orang-orang yang tinggal didaerah pinggiran, kumuh, lembab, serta anak-anak berusia di bawah 15 tahun.
Namun tidak menutup kemungkinan orang yang tinggal diperumahan elite pun bisa terserang DBD, karena dirumahnya banyak air tergenang, baik di pot-pot bunga atau di kolam ikan yang jernih airnya.
Untuk pencegahan demam berdarah dengue, tentunya dengan membasmi nyamuk Aedes yang menjadi media virus dengan tidak menyediakan tempat unutk berkembang biaknya nyamuk di tempat lembab dan berair.

Untuk memberantas nyamuk itu, jentik-jentik atau sarang-sarangnya harus diberantas. Karena tempat berkembangbiaknya nyamuk penyebar virus dengue ini ada dirumah-rumah dan tempat-tempat umum, maka setiap keluarga harus menutup peluang bagi nyamuk untuk berkembangbiak dengan cara melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk atau PSN-DBD, secara teratur sekurang-kurangnya seminggu sekali.
Ciptakan lingkungan yang sehat dan bersih. Tanami halaman disekitar rumah dengan tanaman yang dapat mengusir nyamuk seperti tumbuhan sereh, lavender, dan zodia.

Pencegahan Demam Berdarah Dengue dapat dilakukan dengan pemberantasan sarang nyamuk meliputi kegiatan 3M-Plus yaitu menguras tempat penampungan air secara teratur, mengubur barang bekas yang dapat menampung air, menutup rapat tempat penampungan air, dan memberikan abate untuk membunuh jentik-jentik nyamuk.
Kontrol dan bersihkan secara rutin tmpat-tempat yang ada genangan air seperti vas bunga, dispenser, kloset, tong sampah, ember, bak kamar mandi, bak kontrol atau penampung air, bawah kulkas, kolam ikan hias, botol, ban bekas, dan barang-barang bekas lainnya, agar tidak menjadi sarang untuk berkembang biak. Selain itu, fogging dan memutuskan mata rantai pembiakan Aedes aegypti denan abasitas, juga harus dilakukan.

Bila seseorang terserang DBD, pertolongan pertama yang bisa dilakaukan untuk Pencegahan Demam Berdarah Dengue adalah memberi minum sebanyak-banyaknya dengan air yang sudah dimasak, seperti air susu, teh, air benig, oralit, atau air minum lainnya. Sementara itu si penderita dapat di kompres dengan air dingin atau air es, dan diberi obat penurun panas seperti parasetamol. Selanjutnya, si penderita harus segera di bawa kerumah sakit.

Resiko Demam Berdarah

Dibandingkan dengan orang dewasa, bayi dan anak-anak kecil yang menderita penyakit demam berdarah dengue ini memiliki rasiko yang lebih besar. Anak-anak cenderung memiliki resiko yang besar untuk mengalami sakit berat apabila mereka tergolong anak-anak dengan gizi yang cukup atau jika mereka sehat dan mengkonsumsi makanan yang bergizi. Hal ini berbeda dari infeksi lainnya yang biasanya akan lebih parah yang terjadi pada anak-anak yang memiliki gizi yang kurang, anak yang tidak sehat, atau anak yang kurang mengkonsumsi makanan yang bergizi. Perempuan mungkin akan lebih cenderung terserang sakit demam berdarah yang lebih dapar dibandingkan dengan penderita laki-laki. Dengue ini bisa mengancam jiwa pada pasien dengan penyakit kronis atau penyakit jangka panjang seperti diabetes dan asma bila tidak dilakukan pencegahan demam berdarah dengue.

Penularan

Virus dengue ini dapat ditularkan sebagian besar oleh nyamuk aedes aegypti. Nyamuk ini biadanya dapat hidup di garis lintang 35 derajat utara dan 35 derajat selatan. Nyamuk ini juga hanya dapat terbang dibawah ketinggian 1000 m. Nyamuk ini lebih sering menggigit di pagi dan sore hari. Sebagai pencegahan demam berdarah dengue dapat dilakukan dengan menggunakan obat anti nyamuk baik oles maupun bakar.

Gejala Penyakit demam berdarah

Gejala demam berdarah yang ditunjukkan oleh penderita ketika sedang mengalami penyakit demam berdarah adalah :

- Panas yang mendadak tinggi selama 2 hingga 7 hari. Penderita mungkin akan tampak lemah lesu dengan suhu badan kurang lebih 40 derajat celcius. Untuk Pencegahan Demam Berdarah Dengue anda dapat memberikan obat penurun panas yang sudah diberikan oleh dokter atau mengompres penderita dengan lap dingin.

- Mulai tampak bintik merah pada kulit penderita dan jika kulit direnggangkan bintik tetap akan terlihat dan tidak hilang.

- Mengalami pendarahan di hidung atau mimisan.

- Tes torniquet yang menunjukkan hasil yang positif bahwa penderita mengalami penyakit demam berdarah dengue.

– Bila sudah parah penderita akan merasa gelisah dengan ujung tangan dan kaki yang dingin, berkeringat, perdarahan selaput lendir mukosa. Apabila penderita sudah mengalami hal ini pencegahan demam berdarah dengue yang dapat anda lakukanhanyalah membawa penderita kerumah sakit tersekat.

Penanganan Penderita Penyakit Demam Berdarah

Apabila anda sudah menemukan kadar trombosit yang sudah lemah dari penderita, lakukan penanganan untuk membantu penderita sebagai pencegahan adanya penyakit demam berdarah dengue seperti :

  1. Beri penderita minum sebanyak mungkin untuk menghindari terjadinya kekurangan cairan dalam tubuh atau dehidrasi miniman 20 gelas per hari.
  2. Kompres bagian kepala penderita dengan kain atau handuk yang dicelupkan pada air dingin untuk membantu menurunkan demam dan pusing yang dirasakan oleh penderita yang dapat ditambahkan dengan obat penurun panas.
  3. Usahakan agar penderita selalu mendapatkan asupan makanan yang bergizi dan usahakan untuk makanan yang diberikan dalam kualitas yang cukup.

Pencegahan Demam Berdarah Dengue

Posted in Penyakit Demam Berdarah | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala DBD

Demam adalah salah satu gejala DBD yang paling menonjol. Bentuk reaksi tubuh manusia terhadap keberadaan virus dengue dengan terjadinya netralisasi virus pada pembuluh darah kecil di kulit berupa gejala DBD seperti ruam (rash). Kemudian terjadi gangguan pada fungsi pembekuan darah sebagai akibat dari penurunan jumlah dan kualitas komponen-komponen beku darah yang menimbulkan manifestasi perdarahan. Terjadi kebocoran pada pembuluh draah yang mengakibatkan keluarnya komponen plasma atau cairan darah dari dalam pembuluh darah menuju rongga perut berupa gejala asites, dan rongga selaput paru berupa gejala efusi pleura. Jika tubuh manusia hanya memberi reaksi pertama dan kedua, orang itu akan menderita demam dengue.

Sementara, jika ketiga reaksi terjadi, orang itu akan mengalami gejala DBD dengue. Jika demam dengue terjadi, gejala yang timbul adalah rasa demam, suhu badan mencapai 39-40 derajat celcius, dan disertai dengan menggigil. Demam ini hanya berlangsung 5-7 hari.
Saat demam berakhir, sering kali dalam bentuk turun mendadak, disertai dengan banyak keringat, dan tubuh yang loyo. Kadang-kadang, dikenal istilah demam biphasik, yaitu demam yang berlangsung selama beberapa hari, sempat turun ditengahnya menjadi normal, lalu naik lagi dan turun lagi disaat penderita telah sembuh.

Timbulnya gejala panas akan segera disusul dengan timbulnya keluhan nyeri pada seluruh tubuh dan kadar trombosit darah menurun, bisa kurang dari 100.000/mm3.

Pada umumnya, yang dikeluhkan adalah nyeri otot, nyeri sendi, punggung, dan nola mata yang terasa sakit apabila di gerakkan.
Adanya gejala DBD seperti nyeri ini, masyarakat awam sering menyebutnya sebagai flu tulang. Setelah penderita sembuh, gejala-gejala nyeri pada seluruh tubuh juga akan hilang. Ruam yang dapat timbul pada saat awal panas (daerah muka, leher, dan dada memerah).
Ruam juga dapat timbul pada hari keempat setelah menderita sakit, berupa bercak-bercak merah kecil seperti bercak pada penyakit campak.
Kadang-kadang ruam yang seperti campak ini hanya timbul pada daerah tangan atau kaki saja sehingga memberi bentuk spesifik. Pada infeksi virus dengue apalagi pada bentuk klinis DBD dengue, selalu disertai dengan tanda perdarahan.
Hanya saja perdarahan ini tidak selalu didapat secara spontan oleh penderita. Bahkan sampai sebagian besar penderita, tanda ini baru muncul setelah di lakukan test tourniquet.

Bentuk-bentuk perdarahan spontan yang terjadi pada penderita demam dengue dapat berupa perdarahan kecil-kecil di kulit (petechiae), agak besar dikulit (echimosis), gusi, hidung, dan kadang-kadang dapat terjadi perdarahan masif yang dapat berkhir dengan kematian.
Pada anak-anak tertentu, jika menderita panas disertai dengan berdarah di hidung (epistaksis), hal itu dikenal sebagai habitual epitaksis, akibat kelainan sementara dari komponen beku darah yang disebabkan oleh segala bentuk infeksi dan tidak hanya oleh virus dengue.
Ada juga pada penderita lainnya, jika minum obat disaat panas akan disusul dengan terjadinya perdarahan di hidung yang menjadi gejala DBD.

Gejala Penyakit Demam Berdarah Dengue 

Demam berdarah dengue ini terjadi dalam 3 fase yang setiap fasenya membutuhkan Pencegahan Demam Berdarah Dengue yaitu :

1. Fase Demam

Fase demam, seorang penderita biasanya mengalami demam yang tinggi. Suhu badan dari penderita sering kali mencapai 40 derajat celcius. Pada fase ini penderita juga akan meradakan sakit yang umum dirasakan yaitu sakit kepala. Fase demam disebut juga dengan fase febrile yang biasanya berlangsung selama 2 hingga 7 hari. Di fase ini lah pasien akan mengalami gejala DBDseperti ruam yang tampak seperti kulit normal ketika terkena sinar matahari yang terjadi di hari pertama dan kedua. Dan dihari ketiga hingga ketujuh ruam tersebut akan berubah seperti campak yang muncul seperti bintik merah kecil pada kulit dan tidak dapat hilang jika kulit ditekan. Bintik tersebut muncul akibat dari pembuluh kapiler yang pecah. Penderita mungkin akan mengalami pendarahan ringan melalui hidung dan mulut. Demam tersebut akan pulih atau berhenti dan akan terjadi kembali selama satu atau dua hari, namun pola ini dapat berbeda disetiap penderita.

2. Fase Kritis

Pada beberapa penderita setelah mengalami fase demam akan langsung berkembang ke fase kritis yang biasanya akan terjadi atau berlangsung selama 2 hari. Selama fase ini berlangsung cairan dapat menumpuk di dada karena ada pembuluh darah kecil yang bocor. Semakin lama cairan tersebut akan semakin banyak dan cairan akan berhenti untuk bersirkulasi yang menyebabkan organ vital dalam tubuh tidak mendapatkan suplai darah sebanyak biasanya. Apabila gejala DBD tersebut benar terjadi maka penderita akan mengalami pendarahan yang parah. Kurang dari 5% orang yang mengalami pendarahan parah, sindrom renjat, dan demam berdarah atau jenis demam berdarah yang lainnya atau infeksi sekunder, kemungkinan penderita akan mengalami masalah yang serius.

3. Fase Penyembuhan

Fase berikutnya adalah fase penyembuhan. Fase dimana cairan yang keluar dari pembuluh darah di ambil kembali ke dalam aliran darah yang biadanya akan berlangsung selama kurang lebih 2 hingga 3 hari. Penderita akan semakin pulih pada saat fase ini berlangsung namun mereka akan mengalami gejala demam berdarah gatal-gatal yang parah dan detak jantung yang lemah. Selama fase ini berlangsung pasien akan mengalami kelebihan cairan dan jika cairan tersebut mengenai otak dapat menyebabkan kejang atau perubahan derajat kesadaran. Perubahan derajat kesadaran adalah penderita yang fikirannya, kesadarannya, dan perilakunya tidak seperti biasanya.

Gejala DBD

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , | Leave a comment