Diagnosis Demam Berdarah

Diagnosis demam berdarah biasa dilakukan secara klinis. Orang yang sakit demam berdarah didalam darahnya mengandung virus DBD, bila orang tersebut digigit nyamuk aedes aegypti, maka bibit penyakit ikut terisap masuk ke dalam tubuh nyamuk. Bila nyamuk tersebut menggigit orang lain yang sehat, maka orang itu akan dapat tertular penyakit ini( Febri,2009)

Diagnosis Demam Berdarah

Serologi dan reaksi berantai polimerase tersedia untuk memastikan diagnosis demam berdarah jika terindikasi secara klinis. Menurut Ratini Mappe (2008), pemeriksaan laboratorium akan dilaksanakan dengan 3 hal, meliputi hematologi, hemotasis, danimunoserologi.

Pemeriksaan hemotologi adalah hitung trombosit (trombositopenia = 100.000/uL) dan hematokrit (meningkat sampai 20%). Menghitung leukosit (leukopenia). Pada sediaan darah tepi sering dapat dijumpai pengingkatan limfosit plasma biru yang walaupun tidak spesifik untuk virus dengue, tetapi bila jumlahnya meningkat mendukung diagnosis yang dilakukan untuk mengetahui penyakit demam berdarah yang dialami.
Pemeriksaan hemotasis yang penting pada awal sakit adalah uji bendungan (uji tourniquet). Pada stadium lebih lanjut, penetapan D dimenr dan masa prototombin membantu  memastikan adanya koagulasi intra vascular menyebar (disseminated intra vascular coagulation, DIC)
Ada peneliti yang mengatakan bahwa penderita DBD ditemukan peningkatan yang minimal kadar FDP dan tidak berhubungan dengan beratnya penyakit. Pada penderita dengan peningkatan FDP ditemukan masa tromboplastin parsial dan masa prottombin yang agak memanjang. FDP yang meningkat disertai trombositopenia menunjukan adanya proses koagulasi intravaskular, merupakan hal yang mengakibatkan pendarahan tetapi belum membuktikan adanya DIC.
Namun, demikian DBDdengan syok dan asisdosis berkepanjangan dapat mencetuskan DIC.
Uji laboratorium yang sangat penting dilakukan untuk memastikan diagnosisetiologi infesi virus dengue meliputi pemeriksaan-pemeriksaan di bawah ini :
1. Isolasi virus dengue
2. Uji serologi :
a. Adanya kenaikan titer serum antibodi dengue spesifik
b. Adanya antigen virus spesifik atau RNA dalam jaringan atau serum

Terkadang penyakit demam berdarah dengue yang parah akan menyebabkan efusi pleura yang besar. Efusi pleura adalah cairan tubuh yang bocor menumpuk di sekitar paru-paru. Profesional pelayanan kesehatan dapat mendiagnosis shock dari awal jika profesional tersebut dapat menggunakan alat ultrasound medis untuk mendeteksi adanya cairan tersebut dalam tubuh penderita. Tetapi di beberapa daerah dimana penyakit demam berdarah dengue ini adalah penyakit yang biasa menyerang dan profesional pelayanan kesehatan dan klinik tersebut tidak memiliki mesin atau alat ultrasound untuk melakukan diagnosis demam berdarah.

Gejala Demam Berdarah

Gejala demam berdarah mungkin akan muncul pada saat penderita sudah melewati masa inkubasinya. Dalam menangani kasus ini biasanya dokter akan menganjurkan beberapa jenis pengobatan tertentu yang dapat digunakan untuk meningkatkan tekanan darah penderita dan memulihkan trombosit darah. Berikut beberapa gejala yang dialami oleh penderita demam berdarah :

  • Penderita mengalami demam tinggi secara tiba-tiba.
  • Sakit kepala yang tidak tertahankan yang dirasakan oleh penderita.
  • Mulai munculnya rasa nyeri yang dirasakan di balik mata penderita.
  • Menigkatnya kelenjar getah bening
  • Timbul bercak-bercak merah pada kulit.
  • Penderita akan cepat merasa lemah meskipun aktivitas berkurang.

Diagnosis demam berdarah akan dapat dilakukan apabila penderita mengalami gejala yang sudah dijelaskan diatas.

Makanan Untuk Demam Berdarah

Apabila penderita telah mendapatkan diagnosis demam berdarah maka harus mulai untuk mejaga semua asupan makanan yang akan dikonsumsinya. Berikut ini makanan yang baik untuk dikonsumsi oleh penderita penyakit demam berdarah seperti :

  • Air kelapa yang sangat baik untuk penderita demam berdarah karena dapat mengisi ulang elektrolit dan mineral yang hilang saat tubuh penderita terkena dehidrasi.
  • Mengkonsumsi bubur yang akan membantu mengembalikan kesehatan pasien penderita demam berdarah. Dengan mengkonsumsi bubur, selain mengandung banyak manfaat yang baik untuk kesehatan, bubur juga merupakan salah satu makanan yang paling mudah untuk dicerna oleh orang sakit terutama pada pasien yang sudah di diagnosis demam berdarah.
  • Bagi anda yang menderita penyakit demam berdarah, dengan anda mengkonsumsi teh herbal mungkin akan menjadi cara yang terbaik untuk meredakan demam berdarah. Hal ini dikarenakan teh herbal mengandung jahe dan kapulaga.
  • Daun pepaya yang sudah disarankan oleh dokter untuk penderita penyakit demam berdarah. Daun pepaya ini digunakan untuk melawan virus demam berdarah yang ada di dalam tubuh. Dengan mengkonsumsi daun pepaya ini merupakan salah satu cara alami yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit demam berdarah.

Dibandingkan dengan orang dewasa, bayi dan anak kecil yang menderita penyakit dengue ini akan lebih berisiko untuk mengalami infeksi yang lebih serius. Anak-anak cenderung berisiko mengalami sakit berat apabila mereka tergolong anak-anak yang berkecukupan gizi. Anak yang berkecukupan gizi adalah anak yang sehat dan selalu mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi yang tinggi. Sedangkan anak yang tergolong kurang gizi, tidak sehat dan atau kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi yang cukup maka akan mengalami banyak infeksi lain yang biasanya akan lebih parah dibandingkan dengan anak yang gizi yang cukup yang dapat dilihat dari Diagnosis Demam Berdarah. Penderita wanita juga lebih cenderung terserang sakit demam berdarah yang lebih parah dibandingkan dengan pria. Dengue bisa mengancam jiwa pada pasien dengan penyakit kronis (jangka panjang), seperti diabetes dan asma.

Diagnosis Demam Berdarah


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Demam Berdarah dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Demam Berdarah and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *