Gejala Demam Berdarah

Pada penyakit Demam Berdarah, infeksi virus dapat terjadi dengan gejala demam berdarah yang dialami berupa (simptomatis) dan juga tanpa gejala (asimptomatis).

Pada infeksi virus simptomatis dapat berfemermentasi klinis ringan, yaitu demam tanpa penyebab yang jelas, demam dengue (DD), demam berdarah dengue (DBD), termasuk sindrome syok dengue (SSD). Infeksi dari satu serotipe dapat memberikan kekebalan seumur hidup terhadap serotipe yang bersangkutan, namun tetap tidak terbukti silang terhadap serotipe lainnya.

Gejala Demam Berdarah

Hal ini menjelaskan adanya penigkatan wabah dengan siklus 5 tahunan. Menurut NIza Febri (2009) tanda-tanda atau gejala demam berdarah ialah sebagai berikut :

1. Mendadak panas tinggi selama 2-7 hari dengan penderita tampak lemah, lesu, dan dengan suhu badan yang mencapai 40 derajat celcius atau bahkan bisa lebih tinggi dari itu.

2. Tampak bintik-bintik merah yang muncul pada kulit penderita dan apabila kulit direnggangkan bintik-bintik merah pada tubuhnya tetap terlihat dan tidak dapat hilang.

3. Kadang-kadang terjadi pendarahan di hidung penderita yang mungkin sering kita kenal dengan mimisan.

4. Mungkin penderita akan mengalami muntah atau berak darah

5. Sering terasa nyeri di ulu hati karena adanya pendarahan yang terjadi di dalam lambung.

6. Bila sudah parah, penderita akan menjadi gelisah. Tangan dan kakinya dingin dan berkeringat yang berlebihan. Serta pendarahan pada selaput lendir mukosa.

7. Ketika anda membawa penderita ke rumah sakit dan melakukan tes torniquet yang akan menunjukkan hasil yang positif.

8. Terjadi pendarahan yang petekia, akimosis, atau purpura

9. Mengalami hematemesis atau yang sering dikenal dengan melena.

10. Trombosit dalam tubuh penderita akan mengalami penurunan hingga mencapai 100.000 per mm3 atau bisa lebih rendah dari itu.

11. Terjadi pembesarah plasma yang ditandai dengan munculnya kenaikan nilai sekitar 20% hematokrit atau lebih tergantung dari umur dan jenis kelamin penderita gejala demam berdarah. Dapat juga ditandai dengan menurunnya nilai hematokrit dari nilai dasar 20% atau lebih yang akan muncul setelah pengobatan dilakukan. Atau tanda pembesaran plasma yaitu efusi pleura, asites, hipo-proteinaemia.

Pengobatan Gejala Demam Berdarah

Pengobatan terhadap penderita penyakit demam berdarah terutama ditujukan untuk mengatasi pendarahan yang terjadi, mencegah dan mengatasi keadaan shock atau preshock. Cara yang akan dilakukan untuk pengobatan ini adalah dengan mengusahakan agar penderita banyak minum, bila perlu dilakukan pemberian cairan tambahan melalui infus. Demam yang dirasakan akan diusahakan untuk diturunkan dengan kompres dingin. Berikut cara penanganan pasien yang menderita gejala demam berdarah :

1. Selalu memonitori suhu tubuh penderita setiap harinya.

2. Bawa kembali penderita kedokter apabila demam yang dialami tidak turun dalam jangka waktu 3 hari.

3. Dua hal yang paling penting dan perlu diperhatikan untuk penderita penyakiy demam berdarah ini adalah istirahat dan asupan cairan yang cukup.

4. Bila penderita merasakan dirinya semakin lemas, muntah, sulit makan atau minum, maka perlu dilakukan pemberian cairan tambahan melalui infus oleh dokter.

5. Bila hasil laboratorium menunjukkan ada tanda-tanda penurunan trombosit atau peningkatan hematokrit, penderita harus dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai untuk penyakit yang sedang dialami dan untuk mendapatkan perawatan yang lebih khusus.

6. Pasien penderita gejala demam berdarah ini perlu diawasi jangan sampai terjadi syok yang ditandai dengan rasa lemas, mengantuk, dan pingsan, sementara kaki terasa dingin sekali.

7. Pada penderita gejala demam berdarah juga dapat dilakukan pengobatan dengan menggunakan bahan yang alami seperti misalnya menggunakan daun pepaya yang dicampurkan dengan 2 sendok makan madu dan garam secukupnya. Cara pembuatan dari obat ini adalah dengan mencuci bersih daun pepaya yang sudah disediakan, kemudian rebus daun pepaya dengan setengah liter air hingga mendidih dan airnya tersisa tiga perempatnya saja. Angkat rebusan tersebut dan saring ampasnya. Pasa saat anda akan memberikan obat ini pada penderita tambahkan madu dan garam terlebih dahulu.

Pencegahan Gejala Demam Berdarah

Penyakit demam berdarah ini dapat dicegah dengan cara pencegahan yang dapat dilakukan seperti :

1. Pemberantasan

Pemberantasan yang dilakukan bergunak untuk memberantas Sarang Nyamuk yang ada disekitar rumah dengan cara; Menguras, menutup, mengubur barang bekas yang dapat menjadi tempat perindukan nyamuk.

2. Fogging atau pengasapan

Melakukan Foging yang akan dilaksanakan pada kasus-kasus dengan PE positif, 2 penderita positif atau lebih, ditemukan 3 penderita demam dalam radius 100 m dari tempat tinggal penderita demam berdarah yang positif atau ada 1 penderita DBD meninggal, maka harus dilakukan fogging untuk mencegah adanya korban jiwa selanjutnya.

3. Abatisasi

Abatisasi adalah gerakan yang dilakukan dengan cara menaburkan bubuk abate ke dalam bak mandi atau tempat penampungan air.

4. Sistem kewaspadaan dini

Laporan penderita penyakit dari rumah sakit dikirim ke Puskesmas di wilayah penderita untuk dilakukan penyelidikan epidemiologi.

5. Menjaga Kebersihan

Selalu jaga kebersihan baik tubuh dan lingkungan. Jaga selalu lingkungan sekitar anda agar tidak ada barang-barang yang memungkinkan dapat digenangi air dan menjadi sarang nyamuk penyebab penyakit demam berdarah dengue ini.

6. Pola Makan Yang Sehat

Pola makan menjadi salah satu penyebab buruk atau tidaknya sebuah penyakit yang menyerang keluarga anda. Misalnya penyakit demam berdarah yang menyerang anak anda yang akan semakin memburuk apabila anak anda tidak menjalani pola makan yang sehat atau kurang mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk membatu menjaga sistem kekebalan tubuh anak anda.

Gejala Demam Berdarah


=====================================

>>> Obat Demam Berdarah Membantu Mengatasi Demam Berdarah, Meningkatkan Trombosit, dan Menguatkan Kekebalan Tubuh Alami, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Demam Berdarah and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>