Pencegahan Demam Berdarah Dengue

Gerakan 3M adalah gerakan yang digunakan untuk pencegahan demam berdarah dengue. Demam berdarah adalah infeksi yang dapat menyerang manusia yang disebabkan oleh virus dengue. Virus dengue berasal dari nyamuk atau beberapa jensi nyamuk aedes aegypti yang membawa dan menyebarkan virus dengue.

Biasanya DBD akan menyerang orang-orang yang tinggal didaerah pinggiran, kumuh, lembab, serta anak-anak berusia di bawah 15 tahun.
Namun tidak menutup kemungkinan orang yang tinggal diperumahan elite pun bisa terserang DBD, karena dirumahnya banyak air tergenang, baik di pot-pot bunga atau di kolam ikan yang jernih airnya.
Untuk pencegahan demam berdarah dengue, tentunya dengan membasmi nyamuk Aedes yang menjadi media virus dengan tidak menyediakan tempat unutk berkembang biaknya nyamuk di tempat lembab dan berair.

Untuk memberantas nyamuk itu, jentik-jentik atau sarang-sarangnya harus diberantas. Karena tempat berkembangbiaknya nyamuk penyebar virus dengue ini ada dirumah-rumah dan tempat-tempat umum, maka setiap keluarga harus menutup peluang bagi nyamuk untuk berkembangbiak dengan cara melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk atau PSN-DBD, secara teratur sekurang-kurangnya seminggu sekali.
Ciptakan lingkungan yang sehat dan bersih. Tanami halaman disekitar rumah dengan tanaman yang dapat mengusir nyamuk seperti tumbuhan sereh, lavender, dan zodia.

Pencegahan Demam Berdarah Dengue dapat dilakukan dengan pemberantasan sarang nyamuk meliputi kegiatan 3M-Plus yaitu menguras tempat penampungan air secara teratur, mengubur barang bekas yang dapat menampung air, menutup rapat tempat penampungan air, dan memberikan abate untuk membunuh jentik-jentik nyamuk.
Kontrol dan bersihkan secara rutin tmpat-tempat yang ada genangan air seperti vas bunga, dispenser, kloset, tong sampah, ember, bak kamar mandi, bak kontrol atau penampung air, bawah kulkas, kolam ikan hias, botol, ban bekas, dan barang-barang bekas lainnya, agar tidak menjadi sarang untuk berkembang biak. Selain itu, fogging dan memutuskan mata rantai pembiakan Aedes aegypti denan abasitas, juga harus dilakukan.

Bila seseorang terserang DBD, pertolongan pertama yang bisa dilakaukan untuk Pencegahan Demam Berdarah Dengue adalah memberi minum sebanyak-banyaknya dengan air yang sudah dimasak, seperti air susu, teh, air benig, oralit, atau air minum lainnya. Sementara itu si penderita dapat di kompres dengan air dingin atau air es, dan diberi obat penurun panas seperti parasetamol. Selanjutnya, si penderita harus segera di bawa kerumah sakit.

Resiko Demam Berdarah

Dibandingkan dengan orang dewasa, bayi dan anak-anak kecil yang menderita penyakit demam berdarah dengue ini memiliki rasiko yang lebih besar. Anak-anak cenderung memiliki resiko yang besar untuk mengalami sakit berat apabila mereka tergolong anak-anak dengan gizi yang cukup atau jika mereka sehat dan mengkonsumsi makanan yang bergizi. Hal ini berbeda dari infeksi lainnya yang biasanya akan lebih parah yang terjadi pada anak-anak yang memiliki gizi yang kurang, anak yang tidak sehat, atau anak yang kurang mengkonsumsi makanan yang bergizi. Perempuan mungkin akan lebih cenderung terserang sakit demam berdarah yang lebih dapar dibandingkan dengan penderita laki-laki. Dengue ini bisa mengancam jiwa pada pasien dengan penyakit kronis atau penyakit jangka panjang seperti diabetes dan asma bila tidak dilakukan pencegahan demam berdarah dengue.

Penularan

Virus dengue ini dapat ditularkan sebagian besar oleh nyamuk aedes aegypti. Nyamuk ini biadanya dapat hidup di garis lintang 35 derajat utara dan 35 derajat selatan. Nyamuk ini juga hanya dapat terbang dibawah ketinggian 1000 m. Nyamuk ini lebih sering menggigit di pagi dan sore hari. Sebagai pencegahan demam berdarah dengue dapat dilakukan dengan menggunakan obat anti nyamuk baik oles maupun bakar.

Gejala Penyakit demam berdarah

Gejala demam berdarah yang ditunjukkan oleh penderita ketika sedang mengalami penyakit demam berdarah adalah :

– Panas yang mendadak tinggi selama 2 hingga 7 hari. Penderita mungkin akan tampak lemah lesu dengan suhu badan kurang lebih 40 derajat celcius. Untuk Pencegahan Demam Berdarah Dengue anda dapat memberikan obat penurun panas yang sudah diberikan oleh dokter atau mengompres penderita dengan lap dingin.

– Mulai tampak bintik merah pada kulit penderita dan jika kulit direnggangkan bintik tetap akan terlihat dan tidak hilang.

– Mengalami pendarahan di hidung atau mimisan.

– Tes torniquet yang menunjukkan hasil yang positif bahwa penderita mengalami penyakit demam berdarah dengue.

– Bila sudah parah penderita akan merasa gelisah dengan ujung tangan dan kaki yang dingin, berkeringat, perdarahan selaput lendir mukosa. Apabila penderita sudah mengalami hal ini pencegahan demam berdarah dengue yang dapat anda lakukanhanyalah membawa penderita kerumah sakit tersekat.

Penanganan Penderita Penyakit Demam Berdarah

Apabila anda sudah menemukan kadar trombosit yang sudah lemah dari penderita, lakukan penanganan untuk membantu penderita sebagai pencegahan adanya penyakit demam berdarah dengue seperti :

  1. Beri penderita minum sebanyak mungkin untuk menghindari terjadinya kekurangan cairan dalam tubuh atau dehidrasi miniman 20 gelas per hari.
  2. Kompres bagian kepala penderita dengan kain atau handuk yang dicelupkan pada air dingin untuk membantu menurunkan demam dan pusing yang dirasakan oleh penderita yang dapat ditambahkan dengan obat penurun panas.
  3. Usahakan agar penderita selalu mendapatkan asupan makanan yang bergizi dan usahakan untuk makanan yang diberikan dalam kualitas yang cukup.

Pencegahan Demam Berdarah Dengue


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Demam Berdarah dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Demam Berdarah and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *