Pengelolaan Demam Berdarah

Pengelolaan Demam Berdarah

Pengelolaan Demam Berdarah

Sistem pengelolaan deman berdarah untuk kesehatan masyarakat yang dimiliki pemerintah INdonesia seakan belum berjalan. Jika KLB sudah terjadi, barulah ada koordinasi antara rumah sakit.

Pengelolaan Demam Berdarah

Puskesmas dan Dinas Kesehatan menjadi kambing hitam, selain masyarakat sendiri yang dituduh karena tidak mau menjaga kesehatan di lingkungannya.
Parahnya lagi, dengan kondisi KLB pun, inisiatif rumah sakit tentunya akan tetao menerapkan prinsip “hanya yang punya uang yang bisa berobat dan dilayani dengan baik” ironisnya, Pemerintah justru menyerahkan pengawasannya kepada masyarakat secara gratis lewat juru pemantau jenti atau “jumantik”, setelah urusan korban meninggal.
Bayangkan, Departemen Kesehatan sudah mencatat 12.482 penderita DBD di 21 Provinsi, 241 diantaranya meninggal dunia, hingga akhir Februari 2004. Bahkan, Provinsi Jakarta sebagai pusat negara, menempati peringkat tertinggi-4252 jumlah penderita, 47 orang diantaranya meninggal dunia.
Menurut Rita Kusriastuti dari Bagian Arbovirusasi Departemen Kesehatan, kejadian DBD 2004 dua kali lebih parah dibandingkan tahun sebelumnya. “Penyemprotan secara massal bukanlah penyelesaian tepat. Nyamuk bertelur 200-400 butir per hari, disemprot lalu mati, tapi esok harinya nyamuk baru lahir lagi”, kata Rita dari Depkes.

Demam Berdarah Dengue

Penyakit demam berdarah adalah salah satu jenis penyakit yang disebabkan dari virus dengue yang masuk ke dalam peredarah darah manusia melalui gigitan nyamuk dari aedes aegypty. Penyakit demam berdarah ini sering ditemukan di daerah tropis dan subtropis di berbagai belahan dunia, terutama yang terjadi pada musin penghujan yang lembab. Untuk penderita penyakit demam berdarah sebaiknya diberikan makanan dan minuman yang baik untuk meningkatkan dan membantu proses penyembuhan dari penderita yaitu :

  1. Jus sayuran yang juga menjadi salah satu minuman yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita demam berdarah seperti mentimun, wortel, dan jus sayuran hijau lainnya yang memiliki segudang nutrisi yang bermanfaat dalam mempercepat proses penyembuhan pasien demam berdarah.
  2. Jus Buah yang mengandung kaya akan vitamin C yang memberikan sejuta manfaat bagi sistem kekebalan tubuh atau antibodi tubuh pada penderita penyakit demam berdarah. Jus buah yang mengandung banyak vitamin C seperti kiwi, stroberi, jeruk, jambu biji merah, dll.
  3. Air kepala yang juga sangat dianjurkan untuk penderita penyakit demam berdarah yang berfungsu sebagai pengelolaan demam berdarah agar penderita tidak terkena dehidrasi yang disebabkan karena virus dengue karena air kepala mengandung elektrolit yang berfungsi untuk isi ulang cairan tubuh yang hilang.
  4. Angkak adalah salah satu jenis beras putih yang sudah difermentasi. Angkak ini memiliki manfaat untuk melancarkan dan menstabilkan peredaran darah dalam tubuh yang mampu menjadi pengelolaan demam berdarah.
  5. Konsumsi bubur yang mampu digunakan untuk melawan virus dengue penyebab penyakit demam berdarah dan mampu digunakan untuk menyediakan sumber energi bagi tubuh penderita penyakit demam berdarah dengue.
  6. Pengelolaan demam berdarah dengan mengkonsumsi susu yang mengandung sejumlah nutrisi yang sangat penting untuk tubuh anda seperti vitamin, protein, dan mineral kompleks yang sangat berguna dalam melawan virus penyebab penyakiy demam berdarah dengue dalam tubuh anda. Dan juga dapat dengan mengkonsumsi telur yang memiliki fungsi yang hampir sama dengan susu, yang mengandung banyak nutrisi protein yang sangat dibutuhkan oleh tubuh anda.

Gejala Penyakit Demam Berdarah Dengue

Sekitar 80% dari pasien yang terinveksi virus dengue tidak menunjukkan gejala atau hanya menunjukkan gejala dari penyakit demam berdarah dengue yang ringan. Penyakit demam berdarah ini akan mengancam jiwa para penderitanya jika tidak dilakukan pengelolaan demam berdarah. Gejala yang akan muncul dari penyakit demam berdarah ini antara 3 hingga 14 hari setelah seseorang terpajan virus dengue. Sering kali apabila anak anda pernah mengalami demam berdarah gejala yang mucul sama dengan gejala pilek seperti flu, muntah-muntah, dan diare.

Gejala klinis yang mungkin akan muncul pada penderita penyakit demam berdarah ini adalah terjadinya serangan demam yang terjadi tiba-tiba. gejala lainnya seperti : sakit kepala, ruam, nyeri otot atau sendi. Masalah yang mungkin terkait dengan pengelolaan demam berdarah seringkali dengue ini dapat mempengaruhi sistem lain di dalam tubuh penderita. Seorang yang terkena dengue dpat menderita gejalanya saja, atau disertai dengan gejala dengue klasik juga.  Tingkat kesadaran pada pasien penderita penyakit demam berdarah ini terjadi pada 0,5 hingga 6 % dari kasus yang sudah parah.

Ini dapat terjadi apabila virus dengue menyebabkan infeksi di otak. Ini juga dapat terjadi apabila organ vital, seperti hati, tidak berfungsi dengan baik. Kelainan neurologikal lainnya (kelainan yang memengaruhi otak dan saraf) dilaporkan terjadi pada pasien yang mengalami demam dengue. Misalnya, dengue dapat menyebabkan mielitis melintang dan sindrom Guillain-Barré. Meskipun hal ini hampir tidak pernah terjadi, dengue juga dapat mengakibatkan infeksi jantung dan gagal ginjal akut.

Pengobatan untuk Pengelolaan Demam Berdarah

Pengobatan dari penyakit ini dapat dibantu dengan menggunakan makanan dan minuman yang sudah dijelaskan diatas. Berikut ini resep obat herbal yang mungki dapat anda gunakan sebagai pengelolaan demam berdarah. Bahan-bahan yang diperlukan adalah buah jambu klutuk atau jambu biji, kunyit, temulawak, dan air secukupnya.

Cara pembuatan ramuan herbal tersebut adalah cuci bersih semua bahan yang sudah disediakan. Masukkan kedalam blender untuk dibuat jus. anda dapat meminum ramuan ini sebanyak 2 kali dalam sehari setiap pagi dan sore hari.

Pengelolaan Demam Berdarah


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Demam Berdarah dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Demam Berdarah and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *