Penyakit Demam Berdarah Dengue

Penyakit demam berdarah dengue adalah penyakit akut yang disebabkan oleh infeksi virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus betina. Nyamuk tersebut pada umumnya menyerang pada musim panas dan musim hujan.

Ciri Ciri Nyamuk Aedes aegypti

Nyamuk Aedes aegypti mempunyai bintik-bintik putih di tubuh dan kakinya sehingga mudah untuk dikenali. Nyamuk ini berkembang biak di air yang jernih dan hanya mampu terbang sejauh 100-200 meter. Kebanyakan nyamuk Aedes aegypti hidup di dalam rumah, di kloset, dan di tempat-tempat yang gelap. Namun, nyamuk jenis ini tidak menyukai genangan air yang langsung berhubungan atau bersentuhan dengan tanah.

Di luar rumah, nyamuk tersebut hidup di tempat yang dingin dan terlindung matahari. Nyamuk betina akan bertelur di dalam air yang tergenang di dalam dan di sekitar rumah yang akan menyebarkan Penyakit Demam Berdarah Dengue. Telur-telur ini akan berkembang menjadi larva dan kemudian berubah menjadi bentuk dewasa dalam waktu kurang lebih 8-10 hari.

Keterangan dari gambar :

1. Nyamuk betina dewasa bertelur pada air yang jernih
2. Dalam waktu 1-2 hari, telur akan menetas dan menjadi larva
3. Lima hari kemudian larva berkembang menjadi pupa
4. Nyamuk dewasa akan keluar setelah 2 hari berada di dalam pupa

Nyamuk dengue menggigit manusia pada pagi sampai sore hari, biasanya pukul 08.00-12.00 dan 15.00-17.00. Nyamuk mendapatkan virus dengue setelah menggigit orang yang terinfeksi virus dengue. Virus dengue termasuk famili Flaviviridae, yang berukuran sangat kecil (35-45 nm). Virus ini dapat tetap hidup (survive) di alam lewat dua mekanisme

1. Mekanisme Pertama Penyakit Demam Berdarah Dengue

Transmisi vertikal dalam tubuh nyamuk. Virus dapat ditularkan oleh nyamuk betina pada telurnya, yang nantinya akan menjadi nyamuk. Virus juga dapat ditularkan dari nyamuk jantan ke nyamuk betina melalui kontak seksual.

2. Mekanisme Kedua Penyakit Demam Berdarah Dengue

Transmisi virus dari nyamuk ke dalam tubuh makhluk vertebrata dan sebaliknya. Yang dimaksud dengan makhluk vertebrata disini adalah manusia dan kelompok kera tertentu.

Virus yang sampai ke dalam lambung nyamuk akan mengalami replikasi (memecah diri dan berkembang biak), kemudian akan bermigrasi dan akhirnya sampai di kelenjar ludah. Empat hari kemudian virus akan mereplikasi dirinya secara cepat. Apabila jumlahnya sudah cukup, virus akan memasuki sirkulasi darah dan saat itulah manusia yang terinfeksi akan mengalami gejala panas. Reaksi tubuh manusia terhadap virus ini berbeda-beda. Perbedaan reaksi ini juga akan mewujudkan perbedaan penampilan gejala klinis dan perjalanan Penyakit Demam Berdarah Dengue.

Bentuk reaksi tubuh manusia terhadap keberadaan virus dengue sebagai berikut :

1. Terjadi netralisasi virus, disusul dengan mengendapnya bentuk netralisasi virus pada pembuluh darah kecil di kulit berupa gejala ruam (bercak merah kecil)

2. Terjadi gangguan fungsi pembekuan darah sebagai akibat dari penurunan jumlah dan kualitas komponen-komponen beku darah yang menimbulkan perdarahan.

3. Terjadi kebocoran pada pembuluh darah yang mengakibatkan keluarnya komponen plasma (cairan) darah dari dalam pembuluh darah menuju ke rongga perut berupa gejala ascites (adanya cairan dalam rongga perut) dan cairan di rongga selaput paru berupa gejala efusi pleura (adanya cairan di rongga selaput paru).

Jika tubuh manusia hanya memberi reaksi pertama dan kedua, orang itu dikatakan menderita demam dengue. Sementara itu, jika ketiga reaksi terjadi, berarti orang itu mengalami gejala demam berdarah dengue (DBD).

Penyebab Penyakit Demam Berdarah Dengue

Virus dengue menyebabkan gangguan pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah, sehingga mengakibatkan perdarahan. Jika terjadi perdarahan yang tampak dari luar, bagian tubuh yang umumnya mengalami perdarahan adalah di rongga hidung dan gusi atau kulit. Perdarahan juga terjadi di bagian dalam tubuh yang tidak tampak dari luar. Jika pasien mengeluarkan muntah hitam seperti kopi dan juga tinja berwarna hitam, menandakan adanya perdarahan yang serius pada organ pencernaan. Tidak jarang penderita demam berdarah juga mengalami shock atau sering disebut dengan dengue shock syndrome.

Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue

Karena nyamuk dengue ini berkembang biak dalam air yang tergenang dan terbuka, maka tempat yang cocok untuk berkembang biak adalah bak mandi, tong, drum, pot, baskom, ember, vas bunga, batang atau daun tanaman, bekas piring, tangki, botol buangan, kaleng, ban bekas, dan air pendingin.

Untuk menghindari penyakit demam berdarah dengue ini anda harus menguras semua penampungan air yang ada di rumah anda secara rutin seperti pada bak mandi, kolam atau gentong. Penampungan air yang jarang anda kuras atau anda bersihkan akan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab penyakit ini. Anda juga dapat memasukkan ikan pemakan jentik nyamuk ke dalam kolam atau bak mandi anda untuk mengurangi populasi jentik nyamuk yang ada di dalam bak mandi anda.

Menutup tempat penampungan air jika anda sudah selesai melakukan aktifitas anda yang berhubungan dengan tempat air tersebut. Sebab nyamuk penyebab penyakit ini lebih senang dengan air yang bening dan jernih. Balikkan wadah atau tempat yang memungkinkan dapat digenangi ait yang akan memancing nyamuk tersebut untuk meletakkan telurnya di dalam wadah itu.

Penyakit demam berdarah dengue ini juga dapat dicegah dengan memusnahkan barang-barang bekas yang sudah tidak terpakai lagi oleh anda seperti mengubur pecahan botol-botol, kaleng bekas, atau dapat juga membakar ban bekas, tempurung kelapa, dan barang lainnya.

Penyakit Demam Berdarah Dengue


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Demam Berdarah dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Demam Berdarah and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *